Berita Tanahlaut

Keluhkan Cara Memasarkan Produk, Pelaku UMKM dari Tanahlaut Ini Minta Bantuan Pemerintah

Pemasaran sering menjadi kendala pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk mengembangkan usahanya.

Keluhkan Cara Memasarkan Produk, Pelaku UMKM dari Tanahlaut Ini Minta Bantuan Pemerintah
FOTO DARI JONY PERAJIN DARI PANYIPATAN UNTUK BPOST GROUP
Jony, perajin perabot berbahan kayu ulin dari Desa Kandangan Lama, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanahlaut, Kalimantan Selatan 

Banjarmasinpost.co.id, Pelaihari - Pemasaran sering menjadi kendala pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk mengembangkan usahanya.

Hal itulah yang juga dialami Jony. Perajin perabot brebahan kayu ulin dari Desa Kandangan  Lama, Kecamatan Panyipatan , Kabupaten Tanahlaut (Tanahlaut, KBBI), Kalimantan Selatan (Kalsel).

"Memasarkan secara online, sudah saya lakukan. Secara offline pun, sudah juga. Tapi, penjualan, masih tidak meningkat juga," ungkapnya, saat menyampaikan keluhan tersebut kepada Banjarmasinpost.co.id, Minggu (5/1/2020).

Ia berharap ada bantuan dari Pemkab Tanahlaut agar usahanya bisa lebih maju dengan pemasaran yang baik.

Ulah Iis Dahlia Viral Lagi! Yuni Shara Didoakan Kebanjiran Lagi, Ternyata Sohib Uya Kuya Alami Ini

Momen Memalukan Syahnaz Saat Lahirkan Ponakan Raffi Ahmad & Nagita Slavina Dibongkar, Dokter Tertawa

Terpisah, Kabid Koperasi Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Perdagangan Kabupaten Tanahlaut, Totom Wahyudi, dsaart dikonfirmasi, mengakui hal yang paling bermasalah dalam usaha UMKM adalah pemasaran.

Karenanya, di 2020,pihaknya akan memberikan pembinaan kepada pelaku UMKM. Termasuk dalam hal pemasaran.

Namun terlebih dulu, pihaknya akan melakukan pendataan jumlah UMKM. Sebelumnya, berjumlah 9.800 unit. Kemudian bertambah 700, menjadi 10.500 unit.

Warga di Pelaihari Resah karena Lingkungannya Selalu Jadi Langganan Banjir

Waspada!, Debit Air DAS di Kalimantan Selatan Alami kenaikan

Wandi Al Zam zam dari Kintap Malah Banjir Saweran

Jumlah tersebut, menurut dia, bisa saja berubah lantaran ada yang tak aktif lagi menjalankan usaha. (Banjarmasinpost.co.id/Milna)

Penulis: Milna Sari
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved