Air Sungai Banjarbaru Meluap

Waspada!, Debit Air DAS di Kalimantan Selatan Alami kenaikan

BPDASHL Barito menyebut rata-rata permukaan air sungai di Kalimantan Selatan sudah naik.

istimewa/bpbd banjar
Ilustrasi-Banjir yang terjadi di Desa Tanah Abang, Kecamatan Mataraman berangsur surut. 

 BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Barito menyebut rata-rata permukaan air sungai di Kalimantan Selatan sudah naik.

"Rata-rata pada mulai naik debitnya soalnya musim hujan mulai masuk,"Nolianto Ananda, S.Si. Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) muda BPDASHL Barito.

Dijelas dia, informasi BMKG puncak hujan ada di januari - februari.

"Sedangkan DAS yang rawan, sebutnya, sub-sub das balangan, sub sub das batangalai (hst), sub sub das tapin, sub das riam kiwa (banjar),das kintap (tanah laut), das satui, das kusan (tanah bumbu),"ungkap Nolianto.

Bukan Barbie Kumalasari, Malah Zaskia Gotik yang Terang-terangan buat Kriss Hatta Salah Tingkah

Jadi Target Operasi Polisi, Saat Ditangkap Aini Simpan 328,71 Gram Sabu

Ditemukan Jadi Mayat di Depan Ruko Pasar Barabai, Pria Ini Sempat Keluhkan Sawiawan dan Diare

Dalang Perusak Rumah Tangga Syahrini & Reino Barack Diungkap Sosok Ini, Bukan Luna Maya!

Siaga banjir telah dilaksanakan pengecekan daerah rawan banjir wilkum sek Matraman oleh Kapolsek Matraman Iptu Embang Pramono S.H.,M.H. beserta anggòta.

Didapati, desa tanah Abang, RT 04 yg merupakan tempat pemukiman penduduk dan lokasi rendah, hampir di setiap musim penghujan tiap tahunnya mengalami kebanjiran.

"Hasil monitoring, sejak tadi pagi jum’at 03 Januari 2020 berdasarkan pantauan debit air sungai matraman mengalami penurunan," kata Iptu embang.

Pada pantauan saat itu sementara debit air sedalam kurang dari 1 meter dari permukaan tanah namun air tidak sampai ke dalam teras masyarakat karen semua rumah di daerah tersebut berupa rumah panggung.

Para penghuni masih didalam rumah dan sebagian masih melaksanakan aktivitas seperti biasa. belum ada yang mengungsi,karena volume air mengalami penurunan.

Jumlah Rumah penduduk 38 dengan jumlah KK 40. Kondisi atau Volume air menggenangi jalan utama lingkungan RT.04 Ds.Tanah habang mengalami penurunan. Masyarakt tidak ad yang mau dievakuasi dengan alasan kondisi air tidak masuk kedalam rumah.

Nasib Bayi Lina & Teddy Setelah Ibu Rizky Febian Meninggal Dunia Diungkap, Sule Bersedia Merawat?

Dinsos Bangun Dapur Umur di Cempaka, Siapkan 500 Porsi Nasi untuk Korban Banjir

"Personil sektor Matraman melakukan patroli dan pengamanan lokasi jika sewaktu-waktu masyarakat meminta untuk dievakuasi. Sudah Memberikan imbauan kepada masyarakat untuk segera mengungsi ke tempat yang tinggi jika debit air meningkat. Kami sudah koordinasi dengan Kepala Desa dan menyampaikan kepada masyarakat agar selalu siaga, Kordinasi dengan Kecamatan Matraman, kordinasi dengan BPBD dan Dinas Sosial, Pendirian Tenda dan Posko Bersama untuk melaksanakan pengamanan korban banjir jika sewaktu-waktu diperlukan saat itu. Juga Menyiapkan sarana air berupa Perahu Karet dari Dinas Sosial dan BPBD Kab.Banjar," katanya.

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved