BPost Cetak

Banjir Rendam Cempaka, Nenek Salasiah Sempat Menolak Dievakuasi

Jalan Mistar Cokrokusumo ditutup pasca banjir yang merendam kawasan Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru.

Banjir Rendam Cempaka, Nenek Salasiah Sempat Menolak Dievakuasi
BPost Cetak
BPost Edisi Senin (6/1/2020) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Perjalanan pengguna kendaraan di Jalan Mistar Cokrokusumo Banjarbaru terhenti. Banjir menenggelamkan ruas jalan di Kelurahan Cempaka dan Kelurahan Sungaitiung Kecamatan Cempaka tersebut, Minggu (5/1/2019).

Petugas pun menutup jalan untuk keselamatan pengendara.

“Akses di Mistar Cokrokusumo ini titik terendah. Kedalam air sampai 1,2 meter. Ini membahayakan pengendara,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan, Wahyuddin.

Banjir juga berdampak kepada warga. Menurut Wahyudin, ada sekitar 20 rukun tetangga yang kebanjiran.
Tak hanya di Cempaka, banjir juga melanda Kecamatan Lianganggang dan Kelurahan Kemuning Kecamatan Banjarbaru Selatan.

Wasiat Lina pada Teddy Terkait yang Merawat Bayinya, Sule Malah Jelaskan Ini Soal Adik Rizky Febian

INNALILLAHI, Ria Irawan Meninggal Dunia, Ernest Prakasa Bagikan Kabar Duka Soal Aktris Senior Itu

Begal Motor Ini Dibuat Bertekuk Lutut, Dibekuk 10 Menit Setelah Beraksi di Kusan Hilir Tanbu

Tragis, Bermain di Taman Kota Tanjung, Bocah Kelas 5 SD Ini Tewas Kesetrum

“Tapi yang paling parah di Kecamatan Cempaka,” kata Kepala Pelaksana BPBD Banjarbaru, Zaini.

Saat dikonfirmasi, Zain mengaku belum bisa menyampaikan jumlah rumah yang terendam karena masih dalam tahap pendataan.

“Kami lagi di lokasi dan bagi tugas. Ada yang ke Cempaka, Lianganggang dan Kemuning,” katanya.

Melihat kondisi lapangan, Zaini mengatakan status tanggap darurat belum bisa ditetapkan.

“Namun melihat kondisi cuaca, kami melakukan antisiapasi dan mendirikan posko siaga banjir di Cempaka,” kata Zaini.

Hujan deras pada Minggu dini hari membuat air sungai naik. Ini tentunya membuat cemas sejumlah warga di Kecamatan Cempaka terutama yang berada di dekat sungai. Itu karena pada Sabtu, air sungai sudah naik. Bahkan di Sungaitiung, empat rumah terendam.

Halaman
123
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved