Berita HST

Dinas Lingkungan Hidup HST Manfaatkan Sampah Buah untuk Diijadikan Kompos

Saat musim buah seperti sekarang, terjadi peningkatan jumlah sampah atau limbah kulit buah. Peningkatannya, bisa mencapai 800 kilogram per hari.

BANJARMASINPOST.CO.ID/HANANI
Lokasi kawasan TPS Telang, Kabupaten HST. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Saat musim buah seperti sekarang, terjadi peningkatan jumlah
sampah atau limbah kulit buah. Peningkatannya, bisa mencapai 800 kilogram per hari.

Meski demikian, tak semua limbah dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Desa Telang, Kecamatan Batang Alai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan (Kalsel). .

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan HST, M Yani, membeberkan, 500 kilogram dibuat pupuk kompos.

"Dari 800 kilogram, 500 kilogram dijadikan pupuk kompos. Nah, 300 kilogram, dibuang ke TPA," bebernya.

BERLANGSUNG Link Bein Sports 1! Live Streaming RCTI Liverpool vs Everton, Live TV Online FA Cup

Said Tusuk Pesaing Cintanya di Dekat RSUD Damanhuri Barabai

Legislator PPP Dapil Kalsel Soroti Klaim Perairan Natuna oleh Cina, Pemerintah Perlu Lakukan Ini

Sementara itu, jumlah sampah di Kabupaten HST mencapai 27 ton per hari. Jumlah ini juga berkurang tiga ton karena adanya pengolahan sampah di bank sampah.

Artinya, jumlah sampah yang dibuang ke TPA Telang di Kecamatan Batang Alai Utara, hanya 24 ton per hari. Ini sesuai dengan daya tampung TPA, yaitu per hari mencapai 30 ton.

Saat ini, lanjut dia, usia TPA mencapai tujuh tahun. Pihaknya memprediksi, luasan TPA masih bisa menimbun sampah hingga 2025. Bahkan dari luasan TPA 1,4 hektare dengan tinggi delapan meter, baru terpakai 23 persennya saja. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved