BPost Cetak

Petambak Diminta Waspada, Sejumlah Warga Tanahabang Banjar Mengungsi

Saat banjir di Kecamatan Cempaka Kota Banjarmasin telah surut, sejumlah daerah di Kalimantan Selatan tergenang.

Petambak Diminta Waspada, Sejumlah Warga Tanahabang Banjar Mengungsi
BPost Cetak
BPost Edisi Selasa (7/1/2020) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Saat banjir di Kecamatan Cempaka Kota Banjarmasin telah surut, sejumlah daerah di Kalimantan Selatan tergenang.

Beberapa warga Desa Tanahabang Kecamatan Mataraman Kabupaten Banjar bahkan siap-siap mengungsi mengantisipasi banjir yang lebih besar.

Saat ditemui,  seorang warga RT 4 Perumahan 9 Desa Tanahabang, Senin (6/1), mengatakan selama puluhan tahun tinggal di daerah ini dirinya akrab dengan banjir.

Udin pun tampak menyiapkan kendaraan untuk mengungsikan anggota keluarganya. Tas berisi penuh pakaian sudah berada di kendaraan.

Mengamuk dan Bawa Sajam, Dua Pemuda Mabuk Miras Oplosan Diamankan Polisi

Berada di Bantaran Sungai Mentaya, Pusat Perbelanjaan Mentaya Asyik untuk Wisata

Video Ulah Betrand Peto Saat Sarwendah Susui Thania Buat Ruben Onsu Geram, Bareng Thalia Lakukan Ini

Amuk Nikita Mirzani pada Andhika Pratama, Suami Ussy Sulistiawaty Usik Acara Sohib Billy Syahputra?

“Saya lagi menunggu istri saya. Kami mau mengungsikan anak kami yang masih bayi ke rumah mertua di desa tetangga yang tidak kebanjiran. Kalau kami biasa saja tapi bayi kasihan jika harus tinggal dalam rumah yang terendam,” kata dia.

Hari sudah siang namun ketinggian air di permukiman di tengah perkebunan karet itu masih sekitar satu meter. Senin dini hari, air mencapai 1,5 meter hingga masuk ke rumah.

Tampak di daerah itu posko tenda darurat yang diisi petugas Polres Banjar dan Tagana. Anggota Babinsa Tanahabang Kodim 1006/ Martapura, Serda Joko sriyono, juga ada di sana. Terdapat pula sebuah ambulans. Sejumlah petugas terlihat memasak untuk dapur umum.

“Saya sudah tinggal di desa ini 12 tahun dan banjir selalu terjadi memasuki musim hujan. Di desa ini ada sekitar 36 rumah dan 42 kepala keluarga. Sebagian ada yang memilih tetap tinggal, sebagian lagi sudah mengungsi,” ucap Ketua RT 4 Paino.

Rumah Paino pun terendam di bagian dapur. Pekarangannya juga kebanjiran. Dia bersama warga waspada kalau-kalau hujan deras lagi hingga membuat air dari gunung kembali menambah kedalaman air.

Desa Jingahabang Kecamatan Karangintan Kabupaten Banjar juga terendam. Di RT 1, ruas jalan tenggelam sekitar 10 sentimeter.

Halaman
12
Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved