BPost Cetak

Rano Karno Disebut Terima Rp 700 Juta, KPK Akan Dalami Fakta Persidangan Tubagus

Mantan Wakil Gubernur Banten Rano Karno disebut menerima uang Rp 700 juta terkait kasus korupsi pengadaan alat kedokteran

Rano Karno Disebut Terima Rp 700 Juta, KPK Akan Dalami Fakta Persidangan Tubagus
Mantan Wakil Gubernur Banten Rano Karno 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Mantan Wakil Gubernur Banten Rano Karno disebut menerima uang Rp 700 juta terkait kasus korupsi pengadaan alat kedokteran di Rumah Sakit Rujukan Provinsi Banten.

Rano Karno disebut menerima uang tersebut dari Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan, adik Ratu Atut Chosiyah, mantan gubernur Banten.

Hal tersebut dikatakan oleh Djadja Buddy Suhardja, mantan kepala Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Banten, saat bersaksi untuk terdakwa Wawan pada sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (6/1).

Djaja mengaku memberikan Rp 700 juta kepada Rano Karno atas perintah Wawan. Djaja menuturkan Wawan memerintahkan dia lima kali untuk memberikan uang kepada Rano Karno.

Diterjang Angin Kencang, Heli Kepala BNPB Timpa Mobil

Petambak Diminta Waspada, Sejumlah Warga Tanahabang Banjar Mengungsi

Momen Memalukan Syahnaz Saat Lahirkan Ponakan Raffi Ahmad & Nagita Slavina Dibongkar, Dokter Tertawa

Tangisan Anton Medan di Sidang Kasus Ikan Asin, Pablo Benua Ucap Terimakasih ke Fairuz A Rafiq

“Sampai lima kali kalau tidak salah. Ada yang saya langsung ke rumahnya dan kantornya. Itu seizin beliau juga,” ujar Djaja.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri menyebut setiap fakta di persidangan merupakan informasi penting.

“Nanti JPU (Jaksa Penuntut Umum) akan menuangkannya sebagai fakta-fakta sidang yang fakta tersebut tercatat pula dalam berita acara sidang dan putusan Hakim,” kata Ali kepada wartawan, Senin (6/1).

Ali menegaskan KPK akan mendalami dan mengembangkan fakta dalam persidangan kemarin.

“KPK akan mendalami dan mengembangkan lebih lanjut jika fakta-fakta tersebut diperoleh setidaknya didukung pula oleh minimal dua alat bukti yang cukup,” tegasnya.

Wawan merupakan terdakwa dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan Puskesmas Kota Tangerang Selatan pada APBD Perubahan Tahun Anggaran 2012; kedokteran rumah sakit rujukan Provinsi Banten pada APBD dan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2012 dan pencucian uang.

Kejanggalan Kematian Lina Dirasakan Sule, Kondisi Tubuh Ibu Rizky Febian Disorot Sohib Andre Taulany

Video Ulah Betrand Peto Saat Sarwendah Susui Thania Buat Ruben Onsu Geram, Bareng Thalia Lakukan Ini

Berada di Bantaran Sungai Mentaya, Pusat Perbelanjaan Mentaya Asyik untuk Wisata

Dalam perkara ini, Wawan didakwa memperkaya diri sendiri dan orang lain.

Wawan disebut jaksa memperkaya diri sendiri sekitar Rp 50 miliar.

Kemudian, pihak lain yang turut diperkaya dalam pengadaan alat kedokteran ini adalah Ratu Atut, yakni sebesar Rp 3,85 miliar dan mantan Wakil Gubernur Banten Rano Karno, yakni sebesar Rp 700 juta.

(Tribun Network/gle/ham)

Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved