Berita Kotabaru

Ungkap Kekurangan Guru ke Bupati Sayed Jafar, Warga Sebut Guru PNS Cuma 2 dan Guru Agama Tidak Ada

Kesempatan mengeluh kepada Bupati Kotabaru H Sayed Jafar, tak disia-siakan warga Tanah Rata Kecamatan Kelumpang Tengah.

Ungkap Kekurangan Guru ke Bupati Sayed Jafar, Warga Sebut Guru PNS Cuma 2 dan Guru Agama Tidak Ada
istimewa/dinas kominfo kotabaru
Warga Tanah Rata menyampaikan keluhan ke Bupati Kotabaru 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Kesempatan mengeluh kepada Bupati Kotabaru H Sayed Jafar, tak disia-siakan warga Tanah Rata Kecamatan Kelumpang Tengah.

Dikesempatan menyantap durian bersama, warga berbincang-bincang dengan Bupati Kotabaru, usai melaksanakan kunjungan kerja, kemarin. Termasuk kecamatan dan forkopimca serta guru-guru sekolah yang ada.

Misalnya saja, Yuli yang merupakan warga sekaligus guru di SDN Tanah Rata tersebut. Pasalnya, di sekolahnya masih kekurangan tenaga pengajar, sehingga mereka masih kesulitan.

"Pak Bupati, di sekolah kami ke kekurangan guru pa ai, jumlah guru PNSnya hanya 2 orang, kalau bisa ditambahi akan pa guru PNSnya," ceplosnya.

Petani Ikan di Bawah Jembatan Rumpiang Batola Resah, Puluhan Ribu Ikan Nila Mati Mendadak

NEWSVIDEO : Yuk Mari Menengok Pusat Perbelanjaan Mentaya di Kota Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur

Ketakutan Kriss Hatta soal Hubungan dengan Zaskia Gotik, Saat Ibu Rekan Barbie Kumalasari itu Kagum

Penolakan Syahnaz Pasca Lahirkan Keponakan Raffi Ahmad - Nagita Slavina, Jeje Langsung Bereaksi

Bukan itu saja, di sekolah itu juga tidak memiliki guru agama. Sehingga, hanya guru yang ada difungsikan untuk belajar agama.

"Minta solusi, karena guru agama juga tidak ada, " katanya.

Selain dari kalangan sekolah, Kepala desanya juga menyampaikan sejumlah keinginan perbaikan tempat ibadah. Yakni, meminta agar dibngunkan pembangunan Siring Beton masjid.

" Ada beberapa harapan kami, yakni minta dibangkan siring beton masjid, kalau soal halaman masjidnya kami berterimakasih atas pembuatan jalan papingnya, tinggal disiring saja lagi. Kami juga minta penerangan jalan umum dan rehab sekolah madrasah," kata Kades Tanah Rata, Anwar Rizali.

Sementara itu, Bupati Kotabaru H Sayed Jafar, yang mendengar langsung keluhan warga akn mencari solusinya. Dia juga akan langsung koordinasikan dengan dinas terkait agar semuanya terpenuhi.

Terpisah, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kotabaru Slamet Riyadi, Selasa (7/1/20) mengatakan agar pihak sekolah bersabar. Sebab, untuk pengangkatan guru PNS merupakan kewenangan pemerintah pusat.

" Kalau kekurangan guru PNS, itu menjadi kewenangan Pemerintah Pusat, sedangkan daerah hanya mengusulkan sesuai dengan kebutuhan yang ada," katanya.

Dukungan Ayu Ting Ting ke Didi Riyadi di Momen Ini, Kode Perjodohan Rekan Ruben Onsu?

Penampakan Perdana Ahok BTP Gendong Bayi Puput Nastiti Devi, Eks Veronica Tan Dapat Peringatan

Sebesar Ini, Anggaran yang Bakal Digunakan untuk Renovasi Staidon 17 Mei Banjarmasin

Dinas tidak bisa melebihi itu dan hanya memgusulkan, pusat yang memutuskan. Sama halnya dengan guru Agama, prosesnya juga mengusulkan ke pusat untuk pengangkatan CPNS.

"Solusi sementara, pihak sekolah boleh menambah guru honorer untuk memgisi kekurangan guru tersebut," jelasnya. (banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Herliansyah
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved