Breaking News:

Berita Batola

2,5 Juta Ikan Nila Mati di Jala Apung Sungai Barito, Dinas Lingkungan Hidup Batola Ambil Sampel Air

2,5 Juta Ikan Nila Mati di Jala Apung Sungai Barito, Dinas LH Batola Ambil Sampel Air

banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Warga menunjukkan ikan-ikan nila mati di jala apung Sungai Barito RT 08 Kelurahan Marabahan Kota, Kecamatan Marabahan, Kabupaten Batola, Rabu (8/1/20) siang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Dinas lingkungan hidup (LH) Kabupaten Batola akan segera mengambil sampel air Sungai Barito untuk diteliti isi kandunngannya.

Langkah Dinas LH ini menyikapi 2, 5 juta bibit ikan milik petani mati mendadak dalam beberapa hari terakhir.

“Iya kita akan segera mengambil sample air Sungai Barito untuk diuji di laboratorium. Dari hasil uji sample ini nanti akan kelihatan isi kandungan dari air Sungai Barito. Bahkan, penyebab jutaan ikan nila mati ini akan kelihatan,” kata Kepala Dinas LH Kabupaten Batola, Fahriana,
Rabu (8/1/2020) siang.

Menurut Fahriana, pihaknya belum bisa berbicara banyak soal jutaan ikan nila di sepanjang jala apung Sungai Barito mati mendadak. Staf dinas LH akan segera diintrusikan untuk mengambil air sungai Barito.

Kepala Satpol PP dan Damkar Tanah Bumbu Ikut Cari Anggotanya yang Hilang

Tak Suka Betrand Peto! Akun Youtube Ruben Onsu Diretas, Ini Pengakuan Suami Sarwendah Soal Pelaku

Pampangan Eceng Gondok Penuhi Sungai Kuin Banjarmasin, Warga dan Pengemudi Kelotok Mengeluh

Dijelaskan Fahriana, keasamaan air itu biasannya karena musim kemarau itu terjadi hujan sehingga bisa menimbulkan keasaman. Untuk bahaya atau tidak air Sungai Barito saat ini, maka harus diketahui hasil uji sampling dulu.

Sementara itu Syaiful Asgar, Kabid Perikanan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Batola memperkirakan ikan nila yang mati berjumlah 2.580.000 ekor. Sebagian besar merupakan benih ikan berumur 2 bulan.

”Estimasi tersebut diperoleh dari rata-rata 10.000 bibit yang disemai dalam 258 keramba,” jelasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/edi nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved