Berita Internasional

Dunia Berduka, Sultan Qaboos dari Oman Meninggal, Ini Penyebab Kematian Penguasa Terlama di Arab

Dunia Berduka, Sultan Qaboos dari Oman Meninggal Dunia, Ini Penyebab Kematian Penguasa Terlama di Arab itu

Dunia Berduka, Sultan Qaboos dari Oman Meninggal, Ini Penyebab Kematian Penguasa Terlama di Arab
Omani Royal Palace / AFP
Dalam foto yang dirilis istana Kerajaan Oman pda 26 Oktober 2018 ini memperlihatkan Sultan Qaboos bertemu dengan PM Israel Benyamin Netanyahu di ibu kota Muscat. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Dunia Berduka, Sultan Qaboos dari Oman Meninggal Dunia, Ini Penyebab Kematian Penguasa Terlama di Arab itu

Sultan Oman Qaboos bin Said Al Said dikabarkan meninggal dunia pada Jumat (10/01/2020) malam waktu setempat, di usia 79 tahun.

Mengutip New York Times, kematiannya diumumkan secara resmi oleh media berita resmi Oman. Akan tetapi, pengumuman tersebut tidak menyebutkan penyebab kematiannya.

Sebelumnya, Qaboos diketahui menjalani perawatan di Eropa untuk kanker yang dimilikinya sejak 2014.

Melansir BBC, ia baru kembali setelah menjalani pemeriksaan kesehatan dan perawatan di Belgia pada bulan lalu. Berdasarkan laporan kesehatan dari pemeriksaan tersebut, Qaboos menderita kanker.

VIRAL Sembelih Bebek Peliharaan, Pria Ini Tamukan Telur Senilai Rp160 Juta, 5 Tahun Tak Bertelur

Sudah Bunuh Ayahnya, Anak Hakim PN Medan Jamaluddin Malah Ingin Bundanya Tak Dihukum Mati, Ada Apa?

PERHATIKAN! Titik Lokasi Tes SKD CPNS 2020 di Berbagai Daerah, dari Aceh hingga Bali, Ini Daftarnya

Berita televisi Oman juga menyatakan, dewan militer tinggi telah mengundang keluarga untuk melakukan rapat dan menentukan pemimpin yang baru.

Qaboos diketahui tidak memiliki anak dan belum memilih penerusnya di hadapan publik.

Menurut Undang-Undang tahun 1996, keluarga dari Sultan atau penguasa harus memilih penerusnya dalam jangka waktu tiga hari setelah kekosongan kekuasaan.

Apabila tidak dilakukan, pejabat dewan militer dan keamanan, ketua pengadilan tinggi dan ketua dua majelis akan menunjuk satu nama yang secara diam-diam telah ditulis oleh Sultan dalam surat yang bersegel.

Adapun nama-nama yang kuat muncul termasuk tiga bersaudara, yaitu sepupu Qaboos, Menteri Kebudayaan Haitham bin Tariq Al Said, Deputi Perdana Menteri Asaad bin Tariq Al Said, dan Eks Komandan Angkatan Laut Oman Shihab bin Tariq Al Said sebagai penasihat Sultan.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved