Breaking News:

Misteri Persimpangan Sarigadung

NEWSVIDEO: Misteri Perempatan "Maut" Sarigadung, Sering Terdengar Tangisan Sebelum Kecelakaan

Banyak orang mengetahui, mautnya Persimpangan Km 6 Sarigadung, Desa Sarigadung, Kecamatan Simpang Empat Tanahbumbu, apalagi warga sekitar.

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Banyak orang mengetahui, mautnya Persimpangan Km 6 Sarigadung, Desa Sarigadung, Kecamatan Simpang Empat Tanahbumbu, apalagi warga sekitar.

Tidak sedikit pengendara yang melintas di kawasan itu mengalami kecelakaan, bahkan sampai meninggal dunia.

Ada pula di antaranya yang tewas dalam kondisi tragis di lokasi kejadian.

Penelusuran banjarmasinpost.co.id di lapangan, beragam cerita didapat menjadi penyebab kecelakaan hingga berujung merenggut korban jiwa.

Namun yang pasti menjadi faktor penyebab karena kurangnya kesadaran pengendara yang acap kali tidak memperhatikan rambu lalu lintas.

NEWSVIDEO: Lalu Lintas di Jalan Poros Martapura Sempat Macet Akibat Pohon roboh

Jodoh Luna Maya Bukan Ryochin, Suami Nagita Slavina Raffi Ahmad Malah Sebut Pria Ini

Suami Lina Teddy Sebut Sudah Kabur Jika Ingin Kuasai Harta Mantan Sule, Rizky Febian Singgung Aset

Terbesit pula hal di luar nalar manusia.

Penyebab kecelakaan karena adanya aura mistis yang kuat di perempatan tersebut.

"Biasanya bila ada kecelakaan. Misal mau ada kecelakaan siang, sebelum malam terdengar kaya suara orang menangis di perempatan itu," ujar Ali salah seorang warga tinggal tidak jauh dari perempatan.

Menurut Ali, dari beberapa kejadian kebanyakan pengendara mengalami kecelakaan dari arah Karang Bintang menuju Simpang Empat.

"Yang saya tau empat orang meninggal. Itu yang saya ingat. Tapi ada yang meninggal di tempat, ada juga sempat dibawa ke rumah sakit. Kalau yang luka-luka waduh, tidak terhitung," ungkap Ali.

Senada diucapkan Rusnah, meski tidak melihat langsung, namun ia bisa merasakan adanya aura mistis yang kuat di perempatan Km 6 Sarigadung.

"Tiga malam pernah saya mendengar suara menangis persis di depan rumah saya ini. Termasuk setelah kejadian baru-baru ini. Tiga malam berturut-turut terdengar suara menangis," kata Rusnah.

(banjarmasinpost.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Eka Dinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved