Berita Banjarbaru

Bahu Jalan Longsor, Jalan Provinsi di Gunung Kupang Terancam, Warga Harus Hati-Hati

anah di akses jalan Gunung Kupang, longsor. Lokasi persisnya yakni di Jalan Cempaka Baru Gunung Kupang Cempaka Kota Banjarbaru

Bahu Jalan Longsor, Jalan Provinsi di Gunung Kupang Terancam, Warga Harus Hati-Hati
banjarmasinpost.co.id/nurholis huda
Suasana sisi jalan yang longsor di Jalan Cempaka Baru Gunung Kupang Cempaka Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Tanah di akses jalan Gunung Kupang, longsor. Lokasi persisnya yakni di Jalan Cempaka Baru Gunung Kupang Cempaka Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan.

Minggu (12/01/2020) tanah yang berada di tepian jalan Provinsi ini menganga karena longsor. Jika didekati ternyata ada sungai kecil di dalam dan tampak melintas di bawah jalan.

Karena itu, warga pun was-was ketika melintasi di jalan tersebut takut sewaktu waktu ambrol.

Warga trans Gunung Kupang yang sering melintas, Nuha mengatakan longsornya pinggiran jembatan itu diduga karena pengerukan tanah merah yang tidak jauh dari sana.

"Kebetulan setiap hari lewat sini, kemarin tiba-tiba sudah longsor. Sepertinya penyebab pinggiran ini longsor akibat galian yang ada di gunung dekat sini. Jelas khawatir, takutnya jalannya ikut longsor juga, soalnya alam kelamaan bisa terkikis air," kata Chandra.

NEWSVIDEO : Dikenal Kampung Kemiri, Begini Penghasilan Warga Desa Ketapang Tanahlaut

Akhirnya Ahmad Dhani Ungkap Alasan Pilih Mulan Jameela & Depak Maia Estianty, Ashanty & Anang Kaget?

Kata dr Boyke Soal Kasus Reynhard Sinaga, Setuju Tak Dipenjara Jika Terbukti Alami Kondisi Ini?

Alami Ini Saat Berenang, Perempuan Muda Ini Tenggelam di Tanggul Sawah Bati-bati

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kalsel, M Yasin Toyib mengatakan bahwa sudah mengetahuinya dan memberi tanda peringatan disana.

"Sementara ini kami beri line (garis) pengaman, nanti pasti akan kami tangani," kata Yasin Toyib.

Dijelaskan Yasin Toyib, dibawah jembatan itu ada saluran air atau gorong-gorong untuk mengalirkan air sungai didaerah tersebut.

Namun, Ia kurang begitu mengerti mengapa aliran air tersebut tertutup dengan tanah.

"Ternyata dibawahnya terdapat aliran air sungai, tetapi entah kenapa orang menutup saluran pengairan itu dengan tanah urug. Akibat saluran yang tertutup pada saat banjir Cempaka kemarin baru terlihat dampaknya, didalamnya air menggerus dan menyebabkan longsor, " lontarnya.

Halaman
12
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved