Berita HST

Diguyur Hujan, Wisata Riam Bejandik Masih Ramai, Debit Air Tidak Alami Kenaikan

kawasan Riam Bejandik di Desa Baru Kecamatan Batu Benawa Kabupaten HST, masih ramai dikunjungi wisatawan.

Diguyur Hujan, Wisata Riam Bejandik Masih Ramai, Debit Air Tidak Alami Kenaikan
banjarmasinpost.co.id/eka pertiwi
Lokasi wisata air Riam Bejandik 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Kawasan wisata air di Hulu Sungai Tengah (HST) masih ramai dikunjungi wisatawan meskipun kawasan tersebut diguyur hujan dalam beberapa hari terakhir.

Misalnya saja kawasan Riam Bejandik di Desa Baru Kecamatan Batu Benawa Kabupaten HST, masih ramai dikunjungi.

Tak tanggung-tanggung dalam sehari apalagi saat akhir pekan pengunjung bisa mencapai 200 orang.

Begitu pun dengan Minggu (12/1/2019). Wisatawan di Riam Bejandik masih ramai.

Kepala Desa Baru, M Arsyad, membeberkan tingginya curah hujan tak membuat wisata air sepi.

Waspadai Gelombang Tinggi, Dispar Pasang Peringatan di Pantai Takisung dan Batakan

Banjir Rendam Desa Tanahabang Banjar, Malam Hari Polisi Terjunkan Perahu Karet Evakuasi Warga

Kata dr Boyke Soal Kasus Reynhard Sinaga, Setuju Tak Dipenjara Jika Terbukti Alami Kondisi Ini?

Sikap Aneh Adik Rizky Febian ke Teddy Pasca Lina Meninggal, Tangis Putri Sule Saat Ucap Ini

Menurutnya, debit air yang bertambah menjadi daya tarik tersendiri terhadap wisatawan.

Meski demikian, di kawasan sepanjang aliran Sungai Hantakan hingga Batu Benawa, bebernya belum ada kenaikan debit air secara signifikan. Air yang naik hanya setinggi satu meter.

"Puncak hujan dan air tinggi kami perkirakan pada pertengah Februari. Kalau sekarang masih surut air," katanya.

Wisata air Riam Bejandik bebernya belum pernah menutup pariwisata karena alasan air yang dalam.

"Kalau dalam paling diimbau untuk hati-hati. Biasanya wisatawan juga paham dengan hal ini. Kalau berpotensi bahaya ya tidak mungkin main air. Selama ini masih aman saja," katanya.

Sementara itu, untuk pengamanan berupa jaket pelampung, diakuinya belum tersedia. Selain karena wisata air ini berada di kawasan sungai yang surut. Pihaknya juga masih terkendala pendanaan.

"Pengelolaan wisata belum masuk bumdes jadi masih swadaya masyarakat. Terbatas anggarannya," katanya.

Sarana Tepat Penghapus Dosa, Inilah Keutamaan Sholat Tahajud, Lengkap dengan Waktu, Niat & Tata Cara

Pertanyaan Kriss Hatta Soal Zaskia Gotik Buat Vicky Prasetyo Menangis, Reaksi Suami Angel Lelga

Angin Kencang Sapu Takisung, Atap dan Dinding Rumah Fatimah Ambruk

Wisatawan asal Banjarbaru, Ratih mengaku jauh-jauh ke HST untuk menikmati wisata air.

"Ya kami mendengar dari keluarga kalau wisata air di sini ramai. Ya asik sih," ujarnya.

Sementara itu, wisata Gua Limbuhang Haliau di Desa Haliau juga ramai pengunjung. Saban akhir pekan tak kurang dari 500 pengunjung hadir. (banjarmasinpost.co.id/eka pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved