Berita Banjarmasin

Pasukan Turbo Banjarmasin Atasi Genangan Hingga Dini Hari, Syamsudin Hanya Bisa Istirahat Empat Jam

Saat sebagian besar warga Kota Banjarmasin terlelap di kehangatan selimut, sejumlah orang justru berhujan-hujan membersihkan got dari sampah agar

Pasukan Turbo Banjarmasin Atasi Genangan Hingga Dini Hari, Syamsudin Hanya Bisa Istirahat Empat Jam
banjarmasinpost.co.id/ghanie
Kepala Pasukan Turbo Dinas PUPR kota Banjarmasin saat memimpin pembersihan pampanga 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Saat sebagian besar warga Kota Banjarmasin terlelap di kehangatan selimut, sejumlah orang justru berhujan-hujan membersihkan got dari sampah agar air di jalanan Kota Banjarmasin tak tergenang.

Hujan deras mengguyur sejumlah daerah di Kalimantan Selatan. Di ibu kota, hujan berlangsung sejak Jumat (10/1) sore. Berdurasi cukup lama, kondisi ini membuat sejumlah ruas jalan Kota Seribu Sungai lagi-lagi diserbu genangan air.

Di antaranya Jalan Ahmad Yani dan Jalan Pangeran Antasari di Kecamatan Banjarmasin Tengah serta Jalan Flamboyan dan Jalan Sultan Adam Kecamatan Banjarmasin Utara. Melihat hal ini, Kordinator Pasukan Turbo Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyak (PUPR) Banjarmasin, Muhammad Syamsudin, mengontak anggotanya. Mereka pun turun ke jalan walau telah malam.

Di sepanjang Jalan A Yani, banyak ruas tergenang. Kondisi terdalam di kawasan Kilometer 6 atau Pal Enam, tepatnya di depan sebuah masjid. “Trotoar saja dilewati air. Jadi kendaraan yang melintas di sana pun, khawatir mesin motornya mati, mereka memilih ke jalur tengah. Ini berbahaya,” kata Syamsudin.

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem, BMKG Sebut Besok Minggu 12 Januari 2020 Ada Siklon Tropis 92S

Obok-obok Kedaulatan RI di Natuna, Berikut Kemarahan Negara di Dunia yang Melibatkan Nelayan China

Sahabat, Investor, Pencuri

Bersama sekitar 10 anggota pasukannya, Syamsudin memeriksa dan membersihkan saluran air. “Kami bekerja dari jam tujuh malam sampai jam tiga dini hari,” jelasnya.

Genangan rata-rata muncul karena saluran tersumbat. Biang utamanya adalah sampah dan lumpur. Setelah disingkirkan, air pun mengalir deras ke sungai di tepi jalan dan genangan pun menghilang.

Tidak hanya di sepanjang Jalan A Yani, mereka juga menangani drainase yang tersumbat di Jalan Pangeran Antasari. Jalan di depan Pusat Perbelanjaan Pangeran Antasari ini memang langganan banjir. “Air tadi malam turun dari pasar ke drainase. Demikian pula dari jalan. Tapi genangan tadi malam bisa kami tangani,” ujarnya.

Pasukan Turbo menarik diri bersihkan pampangan sampah di Bawah Jembatan Antasari.
Pasukan Turbo menarik diri bersihkan pampangan sampah di Bawah Jembatan Antasari. (banjarmasinpost.co.id/ghanie)

Ternyata hujan tak kunjung reda. Kadang deras, kadang rintik. Sedangkan awas terus menggumpal dan hitam.

Setelah lembur sampai dini hari, Syamsudin dan pasukannya kembali turun ke jalan pada Sabtu sekitar pukul 07.00 Wita. Itu artinya mereka hanya beristirahat empat jam. Kali ini jumlah pasukan lebih banyak yakni sekitar 45 personel. Mereka melakukan penanganan lanjutan pada drainase di sejumlah jalan termasuk Jalan Flamboyan.

Pasukan Turbo saat melakukan penanganan genangan air di Jalan A Yani Kilometer 5 Banjarmasin Kalsel, Jumat (10/1/2020) malam.
Pasukan Turbo saat melakukan penanganan genangan air di Jalan A Yani Kilometer 5 Banjarmasin Kalsel, Jumat (10/1/2020) malam. (FOTO DARI PUPR KOTA BANJARMASIN UNTUK BPOST GROUP)

Kiranya, Pasukan Turbo belum bisa beristirahat dengan tenang karena hingga Sabtu malam hujan mengguyur Banjarmasin. (banjarmasinpost.co.i/abdul ghani)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved