Berita Balangan

Yuk Kunjungi Pasar Budaya Balida Balangan, Suguhkan Wisata Kuliner dan Tradisional

Kemeriahan soft launching kedua Pasar Budaya Racah Mampulang Desa Balida, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan Kalsel dirasakan oleh masyarakat

Yuk Kunjungi Pasar Budaya Balida Balangan, Suguhkan Wisata Kuliner dan Tradisional
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Tarian traditional ditampilkan pada Pasar Budaya Racah Mampulang Desa Balida. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Kemeriahan soft launching kedua Pasar Budaya Racah Mampulang Desa Balida, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan Kalsel dirasakan oleh masyarakat setempat, Minggu (12/1/2020). Baik pengunjung maupun pedagang terlihat menikmati suasana tersebut.

Penyambutan di pintu gerbang pasar memperlihatkan penjaga tamu yang mengenakan pakaian adat suku dayak. Sapaan ramah juga diutarakan oleh penjaga tamu tersebut. Selain itu, musik panting tak henti dibunyikan sebagai penghibur.

Pasar Budaya Racah Mampulang Desa Balida merupakan satu tempat wisata yang dikelola Bumdes setempat. Khususnya dalam bidang budaya dan kuliner. Bahkan kuliner yang disajikan pun adalah makanan tradisional.

Pedagang di Pasar Budaya, Lasmawati mengatakan, setiap pasar dibuka, selalu banyak pengunjung yang datang. Bahkan makanan yang dijual pun habis tak bersisa.

Diguyur Hujan, Wisata Riam Bejandik Masih Ramai, Debit Air Tidak Alami Kenaikan

Banjir Rendam Desa Tanahabang Banjar, Malam Hari Polisi Terjunkan Perahu Karet Evakuasi Warga

Kata dr Boyke Soal Kasus Reynhard Sinaga, Setuju Tak Dipenjara Jika Terbukti Alami Kondisi Ini?

Sikap Aneh Adik Rizky Febian ke Teddy Pasca Lina Meninggal, Tangis Putri Sule Saat Ucap Ini

Keberadaan pasar budaya itu ujar Lasmawati sangat membantu masyarakat, terutama mereka yang berdagang. Selain itu yang lebih penting adalah sebagai upaya melestarikan budaya.

"Bagus sekali. Melakui acara pasar budaya ini juga sekaligus melestarikan budaya. Terlebih mereka yang terlibat adalah warga desa disini," ucap Lasmawati.

Pasar budaya tersebut memberikan sejumlah kesan traditional kepada pengunjung. Selain itu pedagang juga dilarang menggunakan kantong plastik. Karena merupakan sampah yang sulit didaur ulang.

Kepada Desa Balida, Sahridin menilai, antusias masyarakat cukup tinggi perihal keberadaan pasar tersebut. Bahkan sebelumnya, pengunjung mencapai lebih dari 1.000 orang.

Sebagaimana diketahui, Pasar Budaya tersebut rencananya akan dibuka dua minggu sekali. Sejumlah pagelaran bertajuk traditional pun disuguhkan. Baik dari makanan, permainan serta kesenian.

Pertanyaan Kriss Hatta Soal Zaskia Gotik Buat Vicky Prasetyo Menangis, Reaksi Suami Angel Lelga

Lagi Bahagia-bahagianya, Pasangan Pengantin Baru Ditemukan Tewas di Atas Ranjang, Darah Berceceran

13 Gerhana Matahari Bakal Lintasi Indonesia Hingga 2100, GMT Terdekat Terjadi pada Tahun Ini

"Pedagang juga menggunakan perlengkapan traditional untuk dagangan mereka. Selain itu belanja menggunakan koin yang sudah ditukar dengan uang dan disediakan oleh panitia," ucap Sahridin.

Tak habis disitu, Sahridin juga berencana untuk meningkatkan lokasi wisata tersebut. Mulai dari pembuatan out bound hingga lokasi pemancingan. Tujuannya yakni untuk menyerap ekonomi masyarakat.

Berikut video suasana Pasar Budaya Balida, Balangan :

(banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved