Berita Banjarmasin

Kasus Oli Cemari Sungai Martapura Naik Ke Penyidikan, Enam Saksi Telah Diperiksa

Kasus Oli Cemari Sungai Martapura Naik Ke Penyidikan, Enam Saksi Telah Diperiksa

Kasus Oli Cemari Sungai Martapura Naik Ke Penyidikan, Enam Saksi Telah Diperiksa
banjarmasinpost.co.id/irfani rahman
Kasubdit lV Tipiter Ditreskrimsus AKBP Endang Agustina. 

BANJARMASINPOST.CO.ID,BANJARMASIN - Kasus Oli Cemari Sungai Martapura Naik Ke Penyidikan, Enam Saksi Telah Diperiksa.

Ya, kasus oli bekas diduga cemari Sungai Martapura yang saat ini tengah ditangani Subdit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus Polda Kalsel ini ternyata telah dinaikan ke tahap penyidikan.

Tak hanya itu beberapa saksi telah dimintai keterangan oleh pihak penyidik berkenaan dengan masuknya olie bekas tersebut ke sungai Martapura dari Perusahaan PT DB tersebut.

Drektur Reserse dan Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalsel Kombes Masrur melalui Kasubdit IV Tipter AKBP Endang Agustina , Senin (13/1/2020) sore mengungkapkan kasus ini telah pihaknya naikan ke penyidikan.

"Kasus ini telah kita tingkatkan dari tahap penyelidikan ke penyidikan dan dalam rangka penyidikan ini kita telah melakukan pemeriksaan terhadap enam orang saksi," papar Endang.

NEWSVIDEO : Tampilan Bandara Gusti Sjamsir Alam Kotabaru, Ruang Tunggunya Oke

NEWSVIDEO : Kondisi Terkini Desa Nateh di Kabupaten HST Semula Bakal Terdampak Tambang Batubara

Ulah Syahnaz & Jeje Tempati Kamar Raffi Ahmad & Nagita Slavina Pasca Lahiran Berujung Masalah

Dimana dua dri regulator yakni BLHD Kota, kemudian dua orang dari penghuni dan dua orang dari buruh yang ingin membeli drum bekasnya.

"Itu kan tempat penumpukan oli bekas, kemudian oli dibuang di lokasi itu dan musim kemarau oli tak keluar bebas di tanah, pas hujan terbawa ke selokan dan terbawa air ke sungai," papar Endang didampingi Kanit 1 Kompol Aji Lukman.

Usaha mereka (penyidik, Red) dengan BLHD telah ambil sampel baik diselokan dan di sungai dan telah pihaknya kirim ke labotarium untuk dilakukan pemeriksaan . Apa ada juga pengoplosan dilokasi? Endang mengatakan pihaknya tak melihat karena disana hanyalah ada penumpukan berisi drum oli bekas.

Sementara untuk pemilik tempat yakni dua orang tersebut masih pihaknya mintai keterangan sebagai saksi yakni berisinial YA dan JY.

(Banjarmasinpost.co.id/irfani)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved