OTT KPK

KPK Kantongi Izin Dewas, Segera Lakukan Penggeledahan Kasus KPU RI

Komisi Pemberantasan Korupsi akhirnya mengantongi izin dari Dewan Pengawas (Dewas) KPK untuk melakukan penggeledahan di sejumlah tempat terkait OTT.

KPK Kantongi Izin Dewas, Segera Lakukan Penggeledahan Kasus KPU RI
antara foto/dhemas reviyanto
Komisioner KPU Wahyu Setiawan mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Jumat (10/1/2020) dini hari. 

JAKARTA, BPOST - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengantongi izin dari Dewan Pengawas (Dewas) KPK untuk melakukan penggeledahan di sejumlah tempat terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan.

”Izin untuk kebutuhan penggeledahan sudah ditandatangani Dewas setelah sejumlah kelengkapan administrasi terpenuhi,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Sabtu (11/1/2020).

Setelah mengantongi izin Dewas, kata Ali, pihaknya siap meneruskan upaya hukum terkait kasus yang menjerat Wahyu.

Namun Ali masih merahasiakan lokasi yang jadi target penggeledahan.

Wakil Ketua KPK Menjawab Isu Terhambatnya Tim Penyidik Saat Berada di Kantor DPP PDIP

Penyidik KPK Dikabarkan Menggeledah Kantor DPP PDIP, ini Komentar Hasto Kristiyanto

Alami Ini Saat Berenang, Perempuan Muda Ini Tenggelam di Tanggul Sawah Bati-bati

Bahu Jalan Longsor, Jalan Provinsi di Gunung Kupang Terancam, Warga Harus Hati-Hati

”Untuk info spesifik lokasi tentu belum dapat kami sampaikan saat ini karena terkait penanganan perkara yang berjalan.

Namun, dapat kami sampaikan bahwa pada prinsipnya tim penindakan KPK bersama Dewas saling menguatkan dengan fungsi masing-masing dalam penanganan perkara ini,” kata Ali.

Sementara anggota Dewas KPK, Syamsudin Haris, mengatakan, izin penggeledahan dan penyitaan terkait kasus dugaan suap yang menjerat Komisioner KPU Wahyu Setiawan dikeluarkan pada Jumat (10/1/2020) malam.

”Untuk diketahui publik, KPK baru mengajukan permintaan izin penggeledahan dan penyitaan kasus OTT komisioner KPU kepada Dewas pada sore jelang malam tanggal 10 Januari 2020.

Malam (Jumat, 10 Januari 2020) itu juga Dewas memberi izin geledah dan sita kasus komisioner KPU,” kata Syamsudin, Sabtu (11/1/2020).

Syamsuddin menyebut KPK baru mengajukan pemintaan izin untuk penggeledahan dan penyitaan pada Jumat sore. Padahal, menurutnya, Dewas KPK sudah menunggu sejak Kamis (9/1/2020).

Halaman
12
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved