Breaking News:

Berita Banjarbaru

Pengadaan Lahan SMAN 5 Banjarbaru Gagal, Disdik Siapkan Lahan Baru Pengganti di Kelurahan Ini

Persiapan lahan SMAN 5 Banjarbaru di Landasan Ulin terus dimaksimalkan oleh pemerintah Kota Banjarbaru.

banjarmasinpost.co.id/ aprianto
M Aswan, Kadisdik Banjarbaru (tengah) didampingi Kabag Humas Dedy Sutoyo saat memberikan keterangan terkait rencana pembangunan SMAN 5 Banjarbaru. 

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARBARU - Persiapan lahan SMAN 5 Banjarbaru di Landasan Ulin terus dimaksimalkan oleh pemerintah Kota Banjarbaru.

Setelah gagalnya pembelian lahan di Landasan Ulin pada anggaran 2019,  disdik sudah menyiapkan lahan seluas 1,3 hektar di wilayah Landasan Ulin Timur. yang merupakan aset pemko Banjarbaru.

Hal ini dikarenakan pembelian lahan yang dianggarkan pada 2019 gagal terealisasi. Pihak Disdik mencari lahan aset pemko yang bisa digunakan untuk pembangunan sekolah baru yang nantinya menjadi SMAN 5 Banjarbaru.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru M Aswan mengatakan pihaknya sudah menyiapkan lahan baru untuk pembangunan SMA di Landasan Ulin.

NEWSVIDEO : ‘Hotel Embun’ Ala Pedagang Pasar Terapung Banjarmasin, Tempat Tidur Sebelum Jualan

Ketika Goweser Polres HSU Tempuh Rute HSU-Banjarbaru, Kapolres Rela Hujan-hujanan

Ulah Syahnaz & Jeje Tempati Kamar Raffi Ahmad & Nagita Slavina Pasca Lahiran Berujung Masalah

Tubuh Montok Syahrini Saat Liburan di Los Angeles Disorot, Istri Reino Barack Pamer Ini Pagi Hari

"Lahan yang disiapkan ini luasnya 1,3 hektar dan punya aset pemko Banjarbaru," katanya, Senin, (13/1/2020).

Rencananya lahan baru ini akan dihibahkan ke Pemprov Kalsel, sehingga proses pembangunan sekolah bisa segera dilakukan.

"Lahan ini disiapkan untuk pembangunan awal ruang kelas dengan dua lantai. Nantinya, juga akan dilakukan perluasan lahan," lanjutnya.

Hanya saja, saat ini pihaknya masih menunggu persetujuan dari DPRD Kota Banjarbaru, untuk proses hibah tanahnya ke Pemprov Kalsel.

SMA baru di kawasan Landasan Ulin dan sekitarnya sangat diperlukan dengan banyaknya lulusan SMP/sederajat.

Untuk Kecamatan Landasan Ulin terdapat lima SMP yakni SMPN 4, SMPN 8, SMPN 11, SMPN 14 dan SMPN 15 dan dari Kecamatan Lianganggang ada SMPN 10 Banjarbaru.

Jumlah lulusan dari beberapa sekolah ini mencapai ribuan siswa, sementara hanya ada satu SMA dari dua kecamatan ini yakni SMA Negeri 4 Banjarbaru dengan daya tampung terbatas.

Sambil menunggu proses pembangunan yang akan dilakukan oleh provinsi Kalsel, solusi yang akan digunakan yakni konsep perluasan sekolah.

"Kami sudah komunikasi dengan Provinsi. Kita akan memperluas SMAN di Landasan Ulin, tapi konsepnya menambah rombongan belajar (rombel) sebanyak tiga buah. Tempatnya nanti di SMPN 4 Banjarbaru di Landasan Ulin," katanya.

Solusi ini sebut Aswan dapat mengakomodir para siswa SLTP di Landasan Ulin yang telah lulus dan akan masuk ke jenjang SMA.

Sebab, tiga rombel yang disiapkan dapat menampung hingga 120 siswa. SMPN 4 ada ruangan yang layak pakai dan sebelumnya belum digunakan.

"Jadi nanti kita akan atur dan siapkan fasilitasnya. Tapi ini saya tegaskan hanya untuk sementara saja sembari menunggu proses pembangunan SMA di Landasan Ulin," tegasnya.

Setiap Uang Hasil Penipuan Edo Cair, Pegawai Lapas Palangkaraya Ini Dapat Upah Segini

Menembus Desa di Hulu Waduk Riam Kanan Lewat Jalur Darat, Polres Banjar Imbau Ini

Kekecewaan Nikita Mirzani pada Cara Andhika Pratama Minta Maaf, Pasca Heboh Sentilan Suami Ussy

Secara administrasi, nanti siswa yang masuk di ruang sementara SMPN 4 Banjarbaru ini akan terdaftar sebagai siswa SMAN 4 Banjarbaru.

Untuk jadwal belajar, Aswan menjawab bahwa akan berlaku normal seperti sekolah lainnya. Nanti gurunya juga didatangkan dari Disdik Provinsi. (banjarmasinpost.co.id/aprianto)

Penulis: Aprianto
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved