Berita Banjarmasin

Tinggal di Gubuk, Dua Janda Renta di Banjarmasin Ini Justru Tak Dapatkan Bantuan Sosial

Norhayati atau lebih dikenal Nini Urut, tinggal di sebuah gubuk yang cukup memprihatinkan. Namun, ia tak mendapatkan bantuan sosial.

Tinggal di Gubuk, Dua Janda Renta di Banjarmasin Ini Justru Tak Dapatkan Bantuan Sosial
banjarmasinporst.co.id/ahmad rizky abdul gani
Dua janda renta di Banjarmasin yang justru tidak mendapatkan bantuan sosial. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Norhayati atau lebih dikenal Nini Urut, tinggal di sebuah gubuk yang cukup memprihatinkan di Gang Gandapura Kelurahan Kelayan Selatan Kecamatan Banjarmasin Selatan Kalsel.

Ukuran rumahnya pun sangat minim atau berkisar 2×3 meter persegi saja. Sehingga dengan kondisi tersebut tidak heran jika keberadaan ruang tamu, tidur dan dapurnya pun, menjadi satu dalam sebuah gubuk yang sama.

Tidak banyak memang perabot rumah tangganya yang terlihat di tempat tersebut. Melainkan hanya sebuah rak yang telah lusuh berisikan beberapa buah piring, teko saja yang nampak.

Selain itu terlihat pula sebuah kasur yang nampak kusam tergelar di pojok ruangan sebagai tempat peristirahatannya.

NEWSVIDEO : Durian Tangkai Panjang dari Desa Bentok Darat Menangkan Kontes Durian Kabupaten

Pemprov Tetap Akan Berikan Dana Bantuan Parpol di 2020, Besarannya Segini

Kejanggalan Akikah Bayi Baim Wong & Paula Verheoven, Sohib Raffi Ahmad Khawatirkan Kiano Begini

Tubuh Montok Syahrini Saat Liburan di Los Angeles Disorot, Istri Reino Barack Pamer Ini Pagi Hari

Sedangkan meski sebuah kompor berbahan minyak tanah juga terlihat di meja kecil dalam rumahnya. Namun itu pun sangat jarang digunakannya untuk memasak makanan.

Justru saat ditemui di tempat tinggalnya, Senin (13/1/2020) siang tadi, perempuan yang mengaku telah berusia 80 tahun itu nampak sangat bersyukur dengan sebungkus nasi yang semula ia dapat dari seorang warga.

" Iya, Alhamdulilah ini tadi diberi orang. Tapi kalau habis, tidak lagi. Esok? Paling nunggu pemberian orang, itu pun bila ada," ujarnya.

Ya, wajar saja hal itu dikarenakan selama ini Norhayati hidup sebatang kara. Menjadi satu dari beberapa perempuan tua yang bernasib kurang mujur di usia senjanya, jangankan untuk memasak, membeli beras pun terkadang ia kesulitan.

" Jarang kalau masak nasi, paling kompor ini digunakan untuk memasak air saja. Karena setiap pagi saya selalu membuat air panas," jelasnya.

Norhayati juga mengaku sudah beberapa tahun terakhir ini dirinya tidak bisa bergerak lincah seperti dulu. Sempat mendapatkan uang dari usaha jasa urut, namun aktivitas itu pun tidak banyak lagi ia lakukan.

Halaman
1234
Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved