Selebrita

Babak Baru Kasus Nunung yang Terjerat Narkoba, Istri Iyan Sambiran Jawab Soal Video Plesiran

Ini Babak baru kasus Nunung Srimulat yang terjerat kasus narkoba. Istri Iyan Sambiran juga menjawab soal video viral plesirannya ke Solo.

Babak Baru Kasus Nunung yang Terjerat Narkoba, Istri Iyan Sambiran Jawab Soal Video Plesiran
Corry Wenas Samosir/Grid.ID
Nunung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (13/1/2020). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Babak baru kasus Nunung Srimulat yang terjerat kasus narkoba. Istri Iyan Sambiran juga menjawab soal video viral plesirannya ke Solo.

Ya, komedian Tri Retno Prayudati atau Nunung dan suaminya July Jan Sambiran atau Iyan Sambiran kembali menjalani persidangan terkait kasus penyalahgunaan narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (13/1/2020) ini.

Namun, kali ini Nunung dan Iyan Sambiran bukan lagi menjadi terdakwa melainkan sebagai saksi dalam sidang Hadi Moheryanto, kurir yang membawa narkoba untuk Nunung dan Iyan.

Pada persidangan, Nunung mengaku dalam satu bulan memesan sabu kepada Hadi sebanyak 2 hingga 3 kali dalam satu bulan.

Nunung Bohong pada Sang Bunda soal Vonis Kasus Narkoba, Rekan Andre Taulany Lakukan Demi Ini

Peci Suami Lina, Teddy Disorot Pasca Mantan Istri Sule Meninggal, Ayah Tiri Rizky Febian Ungkap Ini

Gempi Usir Wijin Seusai Bertengkar dengan Gisella Anastasia Diungkap, Mantan Gading Marten Protes

Nikita Mirzani Dilempar Benda Ini oleh Kartika Putri, Canda Sohib Billy Buat Istri Habib Usman Murka

Penampakan Paula Verhoeven Berhijab Jadi Sorotan Baim Wong, Ibu Kiano Tiger Wong Mantan Berjilbab?

"Dalam satu bulan itu paling 2-3 kali. Ada jeda. Rata-rata itu 3 kadang 2. Belinya kadang 1 gram, kadang 2 gram. Kadang-kadang nggak ada (stok) juga dia (terdakwa) bilang," kata Nunung

Selain itu, Nunung juga mengaku sebelum dibekuk pihak polisi, ia sempat membeli sabu seberat 2 gram dengan harga Rp 2,6 juta dengan rincian Rp 1,3 juta per gram kepada kurir tersebut.

"Pesan terakhir 2 gram. Bungkusannya kotak rokok gitu kalau gak salah gudang garam. Dimasukkan ke dalam kotak rokok. Rokoknya gak ikut. Dibungkus kayak lakban gitu. Nyerahin langsung ke saya. Beli harganya Rp1,3 juta per 1 gram," tukasnya.

Usai mendengar pengakuan dari Nunung, terdakwa Hadi membenarkan semua pernyataan Nunung.

Hadi mengatakan kesaksian Nunung sesuai dengan kejadian tersebut.

Akan tetapi, Hadi menegaskan dirinya bukan seorang penjual melainkan hanya sebagai kurir atau perantara untuk memesan obat terlarang tersebut.

Halaman
1234
Editor: Murhan
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved