Berita Batola

Bakal Raup Miliaran Rupiah dari 700 Tempat Usaha Sarang Burung Walet di Batola Kalsel

Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kabupaten Batola, Kalsel, mematok perolehan dana dari hasil setoran pajak sarang burung walet..

Bakal Raup Miliaran Rupiah dari 700 Tempat Usaha Sarang Burung Walet di Batola Kalsel
BANJARMASINPOST.CO.ID/EDI NUGROHO
Sosialiasi pajak usaha sarang burung walet oleh tim Kejaksaan Negeri Batola di Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Batola, Kalsel, Rabu (4/12/19). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kabupaten Barito Kuala/Batola (Baritokuala, KBBI), Kalsel, mematok perolehan dana dari hasil setoran pajak sarang burung walet.

Perkiraan yang bisa diperoleh, sekitar Rp2,8 miliar. Berasal dari 700 titik rumah sarang burung walet yang tersebar di 17 kecamatan di kabupaten setempat.

“Kalau ada 700 titik rumah walet di Kabupaten Botola yang memberikan setoran pajak sarang burung walet, masing-masing titik itu Rp1 juta, maka pajak yang dihasilkan Rp 2,8 miliar per tahun. Dengan catatan, panen walet itu satu tahun, sebanyak empat kali,” rinci Ali Akbar, Kabid Retribusi dan Pajak Daerah Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Batola, Selasa (14/1/20/2020).

Marak Kosmetik Palsu di HST, Waspada Bisa Berdampak ini

Danlanud Silaturahmi dengan Guru Khalil, ini Hal yang Dibahas

NEWSVIDEO: Pemusnahan Barang Bukti Tindak Kejahatan di HST

Menurut Ali, rencana untuk penerapan pukul rata pajak walet Rp1 juta per titik rumah walet ini sangat memungkinkan. Tujuannya, untuk membangun kesadaran setiap rumah walet itu membayar pajak terlebih dahulu.

“Iya, Rp 1 juta setiap satu rumah walet ini akan sangat mungkin diterapkan pada 2020 ini,” katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Edi Nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved