Berita HST

Barang Bukti Tindak Kejahatan di HST Dimusnahkan, Waspada Peredaran Kosmetik Palsu dan Ilegal

Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Tengah memusnahkan barang bukti tindak kejahatan yang ada di Hulu Sungai Tengah dari Juni hingga Desember 2019.

Barang Bukti Tindak Kejahatan di HST Dimusnahkan, Waspada Peredaran Kosmetik Palsu dan Ilegal
banjarmasinpost.co.id/eka pertiwi
Pemusnahan barang bukti sabu maupun kosmetik 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Tengah memusnahkan barang bukti tindak kejahatan yang ada di Hulu Sungai Tengah dari Juni hingga Desember 2019.

Pemusnahan digelar di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Tengah (HST), Selasa (14/1/2020).

Pemusnahan ini merupakan barang bukti rampasan negara tindak kejahatan yang ada di Kabupaten HST dengan hasil putusan pada 18 Juni 2019 dengan nomor putusan 49/Pid.Sus/2019/PN.Brb sampai 3 Desember 2019 dengan nomor 132/Pid.Sus/2019/PN.Brb.

Selama enam bulan kasus kejahatan yang terjadi di HST paling banyak untuk kasus narkotika jenis sabu.

Tercatat barang bukti yang dimusnahkan sebanyak 112 paket sabu.

Dengan jumlah terdakwa 25 orang.

Kasus narkotika ini mengacu pada Undang-Undang Narkotika Nomor 35 Tahun 2009.

Tabiat Teddy & Lina, Mantan Istri Sule Dibongkar Tetangga, Ibu Rizky Febian & Delina Disebut Begini

Via Vallen Sebut Soal Pemain Bola Saat Ungkap Doa Umrah, Rival Nella Kharisma Bicara Calon Suami

Kisah Perjuangan Datu Aling, Terlibat Menyerang Tambang Belanda di Pengaron

Barang bukti yang dimusnahkan lainnya yakni obat daftar g. Barang bukti yang dimusnahkan yakni, 900 butir carnophene.

Selain itu obat batuk juga ikut dimusnahkan yakni 778 seledry, 2.330 samcodin, 612 mixadin, dan 1.660 ifarsyl.

Obat batuk ini menjadi barang bukti tindak kejahatan karena penjual tak memiliki izin menjual.

Halaman
12
Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved