Berita Banjarmasin

Ketua dan Bendahara Pengurus Wushu Kalsel yang Baru Terpilih, Mundur karena Alasan Ini

Padahal, kedua pengurus ini baru saja resmi terpilih saat Wushu Indonesia Kalsel menggelar Musyawarah Provinsi pada November 2018.

Ketua dan Bendahara Pengurus Wushu Kalsel yang Baru Terpilih, Mundur karena Alasan Ini
FOTO DARI WUHUSU KALSEL UNTUK BPOST GROUP
Sekretaris Umum Wushu Indonesia Kalsel, Nadra Novansyah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dua orang pengurus inti Ketua Umum Wushu Indonesia Kalsel, Febrianto Njoko, dan bendaharanya, memilih mundur.

Padahal, kedua pengurus ini baru saja resmi terpilih saat Wushu Indonesia Kalsel menggelar Musyawarah Provinsi pada November 2018.

Sekretaris Umum Wushu Indonesia Kalsel, Nadra Novansyah, mengatakan, beberapa bulan setelah mengatakan kesiapan memimpin, ketua memilih mundur dan diikuti bendahara

Sedangkan pada saat bersamaan, Wushu Indonesia Kalsel sudah menyiapkan atlet untuk menuju Pra-PON di Batam. Meski mendapat kabar mengejutkan secara tiba-tiba, tim tetap berangkat dengan dana seadanya.

"Untuk memangkas pengeluaran, hanya lima atlet dan pelatih yang berangkat. Saya sebagai manajer, mengalah. Bahkan keberangkatan ini juga baru pertama kalinya tidur di tempat seadanya, penginapan yang layak," ujar Nadra.

Selain itu permohonan penerbitan surat keputusan (SK) kepengurusan juga sudah disampaikan ke Pengurus Besar Wushu Indonesia pusat. Sehingga, dengan mundurnya ketua dan bendahara, harus kembali diubah.

Mengenai alasan mundurnya pengusaha yang juga pernah menjadi pengurus Wushu Indonesia Kalsel itu, Nadra mengaku, karena alasan kesibukan berada di Surabaya. Selain itu, juga soal pendanaan.

"Mungkin melihat dana keberangkatan atlet dan pelatih ke Pra-PON yang di luar perkiraan, sehingga merasa tidak sanggup dan memilih mundur," tandasnya.

(Banjarmasin post.co.id/Khairil Rahim)

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved