Berita Tapin

Konon Beras Hitam Ditemukan Pertama Kali Tumbuh di Atas Pegunungan Tandus, Kini Ditanam Petani Piani

Varietas beras hitam itu dinamai petani di masyarakat adat, bernama beras Keramat atau beras Gaib. Sebagian besar sudah ditanam warga petani Piani

Konon Beras Hitam Ditemukan Pertama Kali Tumbuh di Atas Pegunungan Tandus, Kini Ditanam Petani Piani
banjarmasinpost.co.id/eka pertiwi
Pemandangan benteng alam Pegunungan Meratus di Desa Papagaran Kecamatan Hantakan, Kabupaten HST, Kalimantan Selatan. 

Menurut Murtoyo, beras Keramat atau beras Gaib dihadirkan saat perayaan panen warga adat di Desa Balawaian.

"Saya diberi beras merah itu sekutar dua liter. Masih ada sisanya di rumah, cocok dikonsumsi penderita diabetes karena rasanya hambar," katanya.

Murtoyo mengatakan beras keramat itu tidak semua petani yang menanam karena untuk keperluan di rumah tangga bukan diproduksi dalam jumlah banyak.

Kementrian Kelautan dan Perikanan Harapkan Gubernur Mediasi Kewenangan Aset dengan Kab/kota

Komunitas Startup Borneo Jajaki Kerjasama Dengan Bank Kalsel

Putri Delina Jadi Pengganti Lina Diucap Sosok Ini, Heboh Sikap Adik Rizky Febian ke Teddy, Sule?

"Beras keramat tidak diproduksi seperti beras buyung yang enak karena manis dan ada aroma pandan," katanya

Kepala Seksi Produksi Tanaman Pangan pada Dinas Pertanian Kabupaten Tapin, Mustari Yusuf mengatakan instruksi kepala dinas, benih beras Keramat itu akan diuji mutunya.

"Kalau mutu beras tidak kalah dengan beras lokal akan dikembangkan. Saat ini penyuluh pertanian di Kecamatan Piani sedang melakukan pendekatan karena budidaya benih beras Keramat itu tertutup khusus kalangan tertentu saja," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved