Berita Batola

Pada Pertengahan 2020, Sebanyak 10 Camat Batola Kembali Diundang Rapat Walet

Sebanyak 10 camat tersebut diharapkan bisa datang untuk membantu peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) lewat pajak walet

Pada Pertengahan 2020, Sebanyak 10 Camat Batola Kembali Diundang Rapat Walet
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Sosialiasi pajak walet oleh tim kejaksaan negeri Batola, Rabu (4/12/19) di Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Batola. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - JIKA tak ada aral, Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Batola akan kembali mengundang 10 camat yang berpotensi wilayahnya untuk dipungut pajak walet untuk mengikuti sosialisas pajak walet pada pertengahan 2020 mendatang.

Sebanyak 10 camat tersebut diharapkan bisa datang untuk membantu peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) lewat pajak walet.

“Iya pertengahan 2020 ini, kita akan undang lagi 10 camat untuk rapat sosialiasi pajak walet 10 persen dari hasil panen,” kata Ali Akbar, Kabid Retribusi dan Pajak Daerah Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Batola, Selasa (14/1/20).

Menurut Ali, BP2RD Batola telah menggelar Sosialiasi pajak walet oleh tim kejaksaan negeri Batola, Rabu (4/12/19) silam di BP2RD Batola. Sayangnya, dari 10 camat yang diundang itu hanya 2 camat yang hadir, yakni Camat Anjir Muara dan Camat Tabukan. 

DPRD Tanah Bumbu Minta Semua Pihak Mengawasi Penggunaan Dana Desa

Pascabanjir, Warga Mataraman Mendapatkan Pengobatan Gratis dari Urkes Polres Banjar Kalsel

Kesepakatan Ashanty Soal Kasus Gugatan Rp 14,3 Miliar, Itikad Ibu Aurel Hermansyah & Istri Anang?

“Kita sayangnya hanya dua camat yang hadir. Padahal, kita undang 10 camat,” katanya.

Dijelaskan Ali, sebanyak 10 camat yang diundang dari rapat sosialiasi pajak walet oleh tim kejaksaan negeri Batola, Rabu (4/12/19) lalu, yakni Camat Anjir Muara, camat Anjir Pasar, Camat Tabukan, Camat Marabahan, Camat Bakumpai, Camat Cerbon, Camat Alalak, Camat Rantua Bedauh dan Camat Mandastana, Camat Rantau Bedauh dan Camat Jejangkit.

“Kesepuluh camat itu tahu benar seluk beluk walet di wilayahnya. Tapi hanya dua camat yang hadir. Kita ngga tahu alasan kepada delapan camat tersebut tidak hadir,” katanya.

Ditambahkannya, sosialiasi pajak walet oleh tim kejaksaan negeri Batola, Rabu (4/12/19) lalu di kantor BP2RD Batola memang tanpa mengundang sekda dan wakil bupati.

Nah, pada pertemuan sosialisasi pertengahan 2020 akan mengundang sekda dan wakil bupati.
“Kita harapkan 10 camat yang kita undang nantinya hadir semua karena akan jika tak ada perubahan akan dihadiri wakil bupati dan sekda,” katanya.

(Banjarmasinpost.co.ide/edi nugroho).

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved