Berita Kalteng

Permudah Warga Membuat SIM, Satlantas Polres Kapuas Akan Jemput Bola hingga ke Perdesaan

Program jemput bola ke kecamatan hingga pedesaan untuk mempermudah warga membuat Surat Izin Mengemudi (SIM) akan dilakukan Satlantas Polres Kapuas

Permudah Warga Membuat SIM, Satlantas Polres Kapuas Akan Jemput Bola hingga ke Perdesaan
tribunkalteng.com/fadly
Kasat Lantas Polres Kapuas, AKP Zulyanto L Kramajaya saat memberi arahan kepada anggota Satlantas Polres Kapuas 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Program jemput bola ke kecamatan hingga pedesaan untuk mempermudah warga membuat Surat Izin Mengemudi (SIM) akan dilakukan Satlantas Polres Kapuas pada tahun 2020 ini.

Hal itu disampaikan Kasat Lantas Polres Kapuas, AKP Zulyanto L Kramajaya, Selasa (14/1/2020).

"Tahun 2020 ini, kami tetap meneruskan program yang ada dan membuat terobosan dengan program jemput bola pembuatan SIM keliling hingga ke pedesaan," kata Kasat Lantas Polres Kapuas, AKP Zulyanto L Kramajaya.

Dalam pelaksanaannya, pihaknya akan bekerjasama pula dengan Samsat Kapuas melaksanakan program pembuatan SIM keliling sistem jemput bola tersebut.

Dekat Ryochin, Luna Maya Dapat Peringatan dari Sosok Ini, Perihal Faisal Nasimuddin Disinggung

Foto Rambut Pendek Ayu Ting Ting Bikin Robby Purba Begini, Siti Badriah Bahkan Bereaksi Seperti Ini

"Program ini kami laksanakan untuk mempermudah warga terutama mereka yang berada di pedesaan dan masih belum memiliki SIM. Sehingga dengan kami datang ke sana (perdesaan), mereka tidak perlu lagi datang ke Polres Kapuas untuk membuat SIM," ungkapnya.

Pada kesempatan itu pula, Kasat Lantas pun mengimbau agar masyarakat mematuhi segala aturan dan jadi pelopor keselamatan berlalulintas.

"Kami juga akan lebih giat lagi turun ke lapangan memberikan penyuluhan ke masyarakat, termasuk ke sekolah-sekolah, terkait aturan berlalulintas," ujar perwira yang sebelumnya menjabat Kasat Lantas Polres Barito Utara tersebut.

Zulyanto menyebut, pada umumnya, warga Kabupaten Kapuas sudah tertib berlalulintas.

Hanya saja, sebagian kecil dari masyarakat masih ada yang melanggar lalu lintas. Misalnya kebiasaan tidak menggunakan helm saat mengantar anak sekolah karena merasa jaraknya dekat.

"Padahal menggunakan helm itu wajib bagi pengendara motor dan itu utamanya untuk keselamatan penggunanya," tandasnya.

Menutup pembicaraan, Kasat Lantas Polres Kapuas meminta semua pihak dapat mendukung dan bersama-sama memperhatikan faktor-faktor penyebab kecelakaan.

"Sehingga semua dapat melakukan upaya antisipasi. Terpenting juga memulai dari diri masing-masing untuk tertib berlalulintas," pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Fadly SR)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved