Breaking News:

Berita Banjarmasin

Petugas Gabungan Sidak Pasar Telawang Banjarmasin, akan Jadwalkan Penjagaan Selama Sepekan ke Depan

Petugas gabungan sidak di Pasar Telawang, akan jadwalkan penjagaan selama sepekan ke Depan

banjarmasinpost.co.id/abdul gani
Itm gabungan saat melakukan sidak Pasar Telawang, Selasa (14/1/2020). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pemandangan berbeda nampak terlihat di halaman Pasar Telawang Kecamatan Banjarmasin Tengah Kalimantan Selatan, Selasa (14/1/2020) pukul 16.00 tadi.

Pasalnya, halaman pasar yang biasanya telah nampak berserakan dengan sampah pada jam tersebut, namun sore ini justru terlihat lengang.

Tidak hanya pada halaman pasar, pemandangan berbeda lainnya juga terlihat di Jalan Telawang. Hal itu menyusul sejumlah gerobak bermuatan sampah yang berjejer di Jalan.

Mereka menunda membuang sampah yang dibawanya, sehingga memilih parkir di pinggir jalan.

NEWSVIDEO : Ayo Kunjungi Rekomendasi Destinasi Wisata di Tengah Kota Banjarmasin

Pascabanjir, Warga Mataraman Mendapatkan Pengobatan Gratis dari Urkes Polres Banjar Kalsel

Kaltengpedia : Inilah Profil Polres Kapuas dan Polsek-polsek Beserta Jajaran dan Pejabatnya

Usut punya usut rupanya suasana tersebut tidak lepas seiring kehadiran sejumlah petugas gabungan yang melibatkan UPT Dinas Pasar, DLH Kota Banjarmasin, Koramil serta Polsek Banjarmasin setempat.

Mereka yang tidak biasanya berkumpul di tempat tersebut untuk melakukan inspeksi mendadak atau sidak menyusul adanya laporan atas serakan sampah yang membuat kumuh serta bau di Pasar Telawang.

Seorang pedagang di Pasar Telawang, Imul pun mengaku sangat senang melihat pemandangan tersebut. Pasalnya menurut ia lingkungan pasar yang biasanya sudah penuh dengan serakan sampah sejak pukul 15.30, namun Selasa ini terlihat bersih.

"Iya, soalnya kalau biasanya jam setengah 4 ini sudah penuh sampah. Tapi karena hari ini ada petugas, makanya pemandangan pasar sedikit bersih," jelasnya.

Imul pun berharap keadaan tersebut tidak hanya berlangsung hari ini, melainkan terus berlanjut sampai akan datang.

" Mudah-mudahan lah bisa terus berlanjut. Supaya pasar pun terus tambah rame dan bersih ke depannya, " tutup Imul.

Sedangkan mantan Ketua RT 27, H Fani tidak menepis belakangan ini keberadaan TPS di Pasar Telawang kerap menuai keluhan oleh sejumlah pedagang.

Pasalnya, selain sampah yang tidak seharusnya dibuang di halaman Pasar Telawang melainkan di TPS, juga banyaknya warga yang memanfaatkan tempat tersebut.

" Iya, bahkan ada lima kelurahan yang membuang sampah di TPS ini. Makanya, saking banyaknya itu pula membuat sampah pun meluber. Belum lagi kebiasaan mereka yang tidak membuang di TPS, juga menimbulkan bau dan kesan kumuh terhadap pasar," jelasnya.

Fani mengaku sebetulnya juga sudah sering memperingatkan warga dan pemulung yang dituding menjadi penyebab berserakannya sampah di kawasan tersebut. Namun bukannya dituruti, nasehatnya tersebut justru seolah angin lalu.

" Beda kalau hari ini, karena petugas langsung yang jaga, makanya mereka tidak berani buang sampah jam segini. Ya mudah-mudahan lah ke depan ada petugas selalu jaga," jelasnya.

Sedangkan Kabid PSDP dan Pasar Disperdagin Banjarmasin, Ichrom Muftezar saat dikonfirmasi membenarkan kedatangannya ke Pasar Telawang untuk menindaklanjuti hasil rapat, Senin (14/1/2020) kemarin.

Menindaklanjuti adanya aduan masyarakat yang membuang sampah di halaman parkir Pasar Telawang, sehingga dengan kondisi tersebut tidak sedikit pedagang dan pengunjung mengeluhkan bau.

" Nah atas laporan itu pula, hari ini kami dengan petugas gabungan, baik dari Kecamatan, DLH, Babinsa Bhabinkamtibmas, dan lainnya bersama-sama meninjau ke lapangan," jelasnya.

Bahkan tidak hanya sekedar meninjau, pihaknya juga langsung melakukan serangkaian sosialisasi kepada masyarakat supaya tidak membuang sampah di halaman parkir lagi serta sesuai waktu yang telah ditentukan.

Meskipun Tezar juga tidak memungkiri pada giat mereka laksanakan Selasa tadi masih banyak menemui masyarakat yang ingin membuang sampah di luar jam telah ditentukan atau dari pukul 20.00 sampai 6.00.

" Nah makanya ke depan agar menanamkan kebiasaan yang baik kepada masyarakat, kami akan melakukan penjagaan seperti in selama satu minggu ke depan. Penjagaan akan kami mulai dari hari ini sampai Jumat. Kemudian dilanjutkan Senin sampai hari rabu. Semuanya dari pukul 16.00 sampai 18.00," jelasnya.

Selain itu, ia juga tidak memungkiri melubernya sampah sampai halaman parkir Pasar Telawang selain faktor kebiasaan buruk sejumlah oknum, sebetulnya juga dikarenakan oleh banyaknya masyarakat yang masih bergantung dengan TPS Pasar Telawang atau lima kelurahan.

" Karena sebenarnya TPS ini peruntukkannya hanya untuk sampah pasar saja. Tapi karena di lingkungan sini tidak ada TPS, makanya sedikitnya ada lima kelurahan yang bergantung membuang sampah di sini," jelasnya.

Tezar, juga mengatakan lengangnya kondisi pasar Telawang belakangan ini dari pedagang salah satunya memang dikarenakan kondisi sampah yang menimbulkan bau.

Namun selain serangkaian sosialisasi tadi, ke depan guna menambah ramai kembali Pasar Telawang, pihaknya juga berencana akan melakukan pemeliharaan pasar dengan anggaran yang pihaknya telah siapkan.

" Selain itu, kami juga berencana akan menyurati sejumlah pedagang agar menempati kembali toko-toko mereka. Nah bila nanti masih mereka tidak mengisinya maka toko pun akan kami lelang ke masyarakat umum. Tapi tentunya lelang akan kami prioritas ke pedagang dulu, " jelasnya.

(banjarmasinpost.co.id/abdul gani)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved