Berita Banjarmasin

Baznas Kalsel Raih Predikat Terbaik Indek Zakat Nasional

Rapat evaluasi langsung dilakukan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kalsel memasuki awal tahun 2020 yang langsung dipimpin Ketuanya

Baznas Kalsel Raih Predikat Terbaik Indek Zakat Nasional
banjarmasinpost.co.id/syaiful anwar
Pengurus Baznas Kalsel usai mengikuti rapat evaluasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Rapat evaluasi langsung dilakukan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kalsel memasuki awal tahun 2020 yang langsung dipimpin Ketuanya, Pangeran HG Rusdi Effendi AR, Rabu (15/1/2020). 

Menurut Rusdi didampingi Sekretaris Baznas Kalsel, H Ahmad Rafi'ie, rapat kali ini mereka melakukan evaluasi kinerja tahun 2019 dan akan melakukan langkah-langkah strategis bagaimana mengoptimalkan sisi penghimpunan untuk memback up sisi penyaluran di tahun 2020 ini.

"Kami juga melakukan audensi ke DPRD Kalsel untuk mendorong penguatan pengumpulan Zakat, Infak dan Sadakah (ZIS) melalui Perda yang selama ini hanya berupa instruksi gubernur saja," tandas Rusdi.

Tabiat Asli Suami Ussy Dibongkar Iis Dahlia Saat Konflik Nikita Mirzani & Andhika Pratama Kian Panas

Gaun Istri Raul Lemos Krisdayanti Saat Rapat DPR Disorot, Batik Ibu Aurel Hermansyah Dipuji

Ritual Teddy & Lina, Mantan Istri Sule Tiap Jumat Terungkap, Ibu Rizky Febian & Delina Lakukan Ini

Wakil Ketua Bidang Keuangan dan Pelaporan Baznas Kalsel, H Gusti Mahfudz menambahkan tahun 2019 lalu, Baznas Kalsel memperoleh pendapatan dari kaum muzaki sebesar Rp 9,5 miliar dan penyalurannya Rp 9,4 miliar.

"Kami mengurus Basnaz mengucapkan terima kasih kepada muzaki yang menyerahkan ke kami. Insha Allah dana yang dititipkan disalurkan secara maksimal dan dananya akan dikerjakan secara amanah," tegasnya.

Menurut akuntan publik ini, saldo dari pengumpulan zakat tahun 2019 hanya sekitar Rp 1 juta.

Kenapa besar penyaluran? Menurut Mahfudz, karena program-program dibuat sebelumnya Baznas tidak mau saldo besar disimpan dan itu berarti kurangnya produk.

"Kami punya prinsip agar zakat diterima dari muzaki jangan tertahan lama dan kami sepakat, program itu di atas 90 persen disalurkan dan kalau perlu bisa 100 lebih. Ini karena dana sisa tahun lalu masih ada," katanya.

Ditambahkan Mahfudz, Baznas Kalsel juga mendapat predikat terbaik dari segi indek zakat nasional dengan nilai 0,76 atau 76 persen dan berada rangking ketiga secara nasional.

Peringkat pertama diraih NTB dan kedua Sulawesi Tengggara dengan nilai sama 77 persen.

"Selama ini Baznas Kalsel semakin dipercaya karena berdasarkan audit Syariah dari Kemenag RI mendapat predikat amat baik," paparnya.

Selain itu, laporan keuangannya tercepat selesai, juga tercepat audit oleh kantor akuntan publik dengan opini akuntan wajar dan juga tercepat untuk laporan keuangan 2019.

"Kami pun mendapat penilaian laporan keuangan paling baik di seluruh Indonesia," tegasnya.

Tak kalah pentingnya, kata Mahfudz, dari program Baznas Kalsel di 2019, telah ikut berpartisipasi kepada Pemerintah Daerah untuk memberantas kemiskinan yang ditargetkan satu persen dari jumlah kemiskinan se Kalsel.

(Banjarmasin post.co.id/Syaiful Anwar)

Penulis: Syaiful Anwar
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved