Berita Batola

Dishub Batola Kalsel Tak Tarik Retribusi Mobil Angkutan di Terminal Handil Bakti karena Alasan Ini

Dinas Perhubungan (Disbub) Barito Kuala/Batola (Baritokuala, KBBI), Kalsel, ternyata tidak menarik lagi retribusi masuk ke Terminal Handil Bakti

Dishub Batola Kalsel Tak Tarik Retribusi Mobil Angkutan di Terminal Handil Bakti karena Alasan Ini
BPOSTGROUP/EDI NUGROHO
Terminal Handil Bakti di Kecamatan Alalak, Kabupaten Batola. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Dinas Perhubungan (Disbub) Barito Kuala/Batola (Baritokuala, KBBI), Kalsel, ternyata tidak menarik lagi retribusi masuk ke Terminal Handil Bakti, Kecamatan Alalak, Kabupaten Batola.

Keputusan tidak menarik retribusi ini menyusul padatnya arus lalu lintas kendaraan dari Jembatan Sungai Alalak II yang tembus ke Terminal Handil Bakti.

“Sejak pembangunan Jembatan Kayu Tangi Ujung, dari Jembatan Sungai Alalak II tembus Terminal Handil Bakti, arus lalu lintas sangat padat. Kalau kami menarik retribusi terminal, tentu akan terjadi kemacetan luar biasa,” kata Kepala Dishub (Kadishub) Batola, Syamsul Arifin, Rabu (15/1//2020).

Menurut Samsul, akses masuk ke Terminal Handil Bakti menjadi jalur umum.

Andmesh Kamaleng Bakal Nyanyikan Lagu Cinta Luar Biasa di Nashville Pub & Cafe Banjarmasin Kalsel

Haruyan Dayak di Kabupaten Hulu Sungai Tengah Akhirnya Memiliki Sekola Dasar, Warga Berharap Ada SMP

Disdik Hulu Sungai Utara Kalsel Terapkan Program Pembatasan Penggunaan Gawai dan Nonton TV di Rumah

Polda Kalsel Tangkap 2 Tersangka Pengedar, Amankan 1 Ons Lebih Sabu dan Ratusan Butir Ineks

Kemarahan Once Mekel ke Ahmad Dhani Diungkap, Kisah Pertengkaran Suami Mulan Jameela di Dewa 19

Pemungutan retribusi terminal Handil Bakti disetop dulu, sampai selesainya pembangunan Jembatan Kayu Tangi Ujung atau Jembatan Sungai Alalak 1.

“Ke depan, pasti akan kami pungut lagi retribusi mobil angkutan barang yang masuk terminal, sebesar Rp .000 per satu kendaraan,” katanya.

Ditambahkanya, mobil angkutan barang seperti mobil boks yang parkir di areal terminal,ke depan, pasti dipungut retribusi.

Satu tahun terakhir sejak pembangunan Jembatan Kayu Tangi Ujung, maka pungutan retribusi angkutan barang dihentikan.

Perolehan hasil retribusi terminal selama ini Rp1,6 juta per bulan. (Banjarmasinpost.co.id/Edi Nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved