Berita Bisnis

Ikan Kesukaan Orang Banjar Dorong Inflasi, Bank Indonesia: Pertumbuhan Ekonomi Bisa 4,9 Persen

Ikan Kesukaan Masyarakat Banjar Dorong Inflasi di Kalsel, Bank Indonesia : Pertumbuhan Ekonomi Bisa 4,9 Persen

Ikan Kesukaan Orang Banjar Dorong Inflasi, Bank Indonesia: Pertumbuhan Ekonomi Bisa 4,9 Persen
banjarmasinpost.co.id/mariana
Pertemuan KPw Bank Indonesia Kalsel bersama insan media di Intro Bistro Treepark, Rabu (15/1/2020). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sepanjang 2019, Kalimantan Selatan (Kalsel) mengalami inflasi sebesar Rp 4,01 persen year on year (yoy).

Konsumsi rumah tangga (KRT) di antaranya Ikan Gabus atau yang dikenal Ikan Haruan turut mendorong inflasi di Kalsel.

Dijelaskan Kepala Grup Advisory dan Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Kalsel, demi mengantisipasi konsumsi ikan gabus pihaknya telah mengembangkan klaster budidaya ikan seperti Gabus dan Nila di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Klaster pun akan ditingkatkan guna menghasilkan ikan lebih banyak bagi masyarakat Banua.

Game Online Semakin Marak, Penjualan Laptop di Banjarmasin masih Didominasi Laptop Mainstream

NEWSVIDEO : Awal 2020, Penjualan Laptop di Banjarmasin masih Didominasi Laptop Mainstream

"Umumnya KRT terjadi saat menjelang akhir tahun, terutama pada perayaan Natal dan libur panjang akhir tahun," ujarnya di sela temu media di Intro Bistro Treepark, Rabu (15/1/2020).

Secara keseluruhan di 2019, perekonomian Kalsel tumbuh lebih rendah dibanding 2018 yakni pada kisaran 4,0-4,4 persen (yoy).

Perlambatan pertumbuhan bersumber dari kinerja lapangan usaha batu bara yang diikuti dengan rendahnya kinerja ekspor.

Kendati demikian, konsumsi pemerintah tumbuh meningkat didorong target realisasi pencairan anggaran seiring belanja modal yang masih rendah. Sektor pertanian, perdagangan, dan industri CPO juga alami peningkatan.

Ekonom Ahli Tim Pengembangan Ekonomi (TPE), Dadi Esa Cipta menyatakan, lebih tingginya tekanan inflasi disebabkan oleh kenaikan inflasi komponen Diatur Pemerintah (Administered Price/AP).

Di tengah meredanya tekanan inflasi komponen Bergejolak, dan meningkatnya permintaan pada periode HBKN Natal dan Tahun Baru yang juga bertepatan dengan libur sekolah, mendorong peningkatan harga tarif angkutan udara serta kenaikan pada harga rokok kretek filter akibat dari kenaikan tarif cukai rokok di awal 2020.

Halaman
12
Penulis: Mariana
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved