Berita Banjarmasin

Pengelola Parkir Menggugat, Unit Pelaksana Teknis Daerah Parkir Dishub Banjarmasin Tak Ambil Pusing

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin, Kalsel, mendapat gugatan dari pengelola parkir.

Pengelola Parkir Menggugat, Unit Pelaksana Teknis Daerah Parkir Dishub Banjarmasin Tak Ambil Pusing
BANJARMASINPOST.CO.ID/AHMAD RIZKI ABDUL GANI
Petugas Dishub Kota Banjarmasin melakukan penjagaan di pintu masuk parkir kendaraan, Rabu (15/1/2020). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin, Kalsel, mendapat gugatan dari pengelola parkir.

Pihak penggugat telah mengajukan gugatannya ke Pengadilan Negeri Banjarmasin.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Parkir Dishub Kota Banjarmasin, Hendra, saat dikonfirmasi terkait hal tersebut, membenarkannya, Rabu (15/1/2020) siang.

Dia kemudian menjelaskan, dasar gugatan itu tidak lain karena pihak pengelola parkir masih belum menerima atas tudingan kurangnya setoran pajak parkir mereka.

Meskipun begitu, Hendra mengaku tidak mau ambil pusing. Pihaknya justru lebih menyerahkan dan menunggu ke hasil persidangan nanti di pengadilan.

Desa Biih Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar Menjadi Sasaran TMMD Kodim Martapura

NEWSVIDEO : Awal 2020, Penjualan Laptop di Banjarmasin masih Didominasi Laptop Mainstream

Pembangunan RSUD Kotabaru Kalsel Hanya Anggarkan Rp 1,8 Miliar, Padahal Perlu Dana Rp 300 Miliar

Contoh Kumpulan Ucapan Selamat Tahun Baru Imlek 2020 dalam Bahasa Mandarin & Inggris Serta Artinya

"Tunggu hasil persidangan di pengadilan nantilah. Karena saat ini, masih dalam proses mediasi. Jika mediasi gagal, sidang pertama kemungkinan akan dilaksanakan tanggal 23 Januari nanti," jelasnya.

Hendra juga mengatakan, adapun terkait layangan gugutan itu, pihaknya tidak merasa cemas. Bahkan telah siap. Karena, apa yang telah dilakukan saat itu, memang murni sesuai amanat undang-undang.

Namun demikian, pihaknya tetap mengingatkan penglola parkir tersebut agar tetap membayarkan kekurangan setoran pajak parkir sebesar Rp 1,7 miliar sebelum jatuh tempo tiba.

"Alhamdulillah, mereka hari ini telah sampai jatuh tempo itu, tapi mereka sudah mulai bayar sejak kemarin. Untuk pembayaran, dilakukan secara cicilan," pungkas Hendra. (Banjarmasinpost.co /Ahmad Rizki Abdul Gani)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved