Berita Kalteng

Tempuh Perjalanan 19 Jam, Tiga Orangutan Hasil Penyelamatan Dilepas ke Hutan Katingan

Tempuh Perjalanan 19 Jam, Tiga Orangutan Hasil Penyelamatan Dilepas ke Hutan Katingan

Tempuh Perjalanan 19 Jam, Tiga Orangutan Hasil Penyelamatan Dilepas ke Hutan Katingan
Yayasan BOS
Tiga orangutan hasil penyelamatan yang sudah direhabilitasi dan sekolah hutan dengan baik, kini dilepas ke alam bebas hutan Kabupaten Katingan, Kalteng. 

Orangutan Lulus Sekolah Hutan

Tiga orangutan tersebut, yakni Rizki diselamatkan oleh tim gabungan dari BOS Foundation Nyaru Menteng dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah dari Desa Tumbang Samba, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah pada 21 Desember 2006, lalu.

Saat tiba di Nyaru Menteng orangutan jantan ini masih berusia 2 tahun dengan berat badan 7,5 Kilogram.

Di Nyaru Menteng, Rizki terlebih dulu menjalani proses karantina.Dia lantas mengikuti Sekolah Hutan dan lulus dengan baik, sehingga saat ini susah layak untuk dilepas ke habitatnya.

Selain Rizki juga ada Mia diselamatkan dari warga Desa Danau Sembuluh, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah pada 23 Maret 2003, silam.

Orangutan betina ini tiba di Nyaru Menteng saat berusia 1,5 tahun dengan berat 6 kilogram.

Mia tidak agresif, dan cenderung menghindari persaingan dengan orangutan lainnya.

Dia lebih suka menyendiri. Mia kini telah berusia 18 tahun. Berbekal kemampuan yang dipelajari selama hampir 16 tahun rehabilitasi,telah siap menikmati kebebasan sejati di Hutan Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya.

Orangutan terakhir bernama Chio diselamatkan dari Desa Tumbang Anjir, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah pada 7 September 2006.

Orangutan betina ini tiba di Pusat Rehabilitasi Nyaru Menteng pada saat berusia 12 bulan dengan berat badan 3,3 kilogram.

Chio bergabung di Sekolah Hutan dan berhasil menyelesaikan seluruh tahapan rehabilitasi di Sekolah Hutan dengan baik.

Chio dikenal sebagai orangutan yang agresif. Ia cenderung lebih suka menyendiri, pandai mencari pakan alami, serta gemar menjelajah.

Kini Chio berusia 14 tahun siap untuk kembali hidup liar dan bebas di hutan.

(banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved