Dibalik Budaya Mawarung di HSS

Tradisi Unik Warga Hulu Sungai Selatan, Menjalin Silaturahmi & Persaudaraan saat Santap Lontong

Jika berkunjung ke Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), jangan heran di Bumi Antaludin ini banyak sekali terdapat warung. Khususnya warung kecil

Tradisi Unik Warga Hulu Sungai Selatan, Menjalin Silaturahmi & Persaudaraan saat Santap Lontong
banjarmasinpost.co.id/hanani
Salah satu warung di kawasan Jalan Aluh Idut Kandangan yang ramai pengujung pagi, siang hingga malam hari. Selain menyajikan menu sarapan dan kue tradisional, warung ini juga menyajikan rujak atau pencok. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN- Jika berkunjung ke Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), jangan heran di Bumi Antaludin ini banyak sekali terdapat warung. Khususnya warung kecil sederhana yang menyajikan menu sarapan warisan nenek moyang.

Seperti nasi kuning, lontong, ketupat, yang disajikan bersama ikan gabus, telur dan ayam serta aneka kue tradisional senantiasa diminati masyarakat pembeli.

Biasanya pagi-pagi sekali, masyarakat sudah nongkrong di warung untuk sarapan. Bukan karena di rumah tak mampu membuat sarapan sendiri.

Lebih dari itu, masyarakat menjadikan warung sebagai ajang silaturahmi. Makan bersama, lalu ngobrol tentang kehidupan sehari-hari.

VIRAL Tepuk Pramuka Berbau SARA, Ada Yel-yel Islam Islam Yes, Kafir-kafir No, Begini Kata Sri Sultan

Sri Mulyani Hentikan Aliran Dana ke 56 Desa di Kabupaten Konawe, Terungkap Banyak Kejanggalan

Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat Ditangkap Polisi, Sebar Berita Bohong & Manipulasi Sejarah

Budaya mewarung atau sarapan di warung ini bukan hal aneh bagi masyarakat setempat, khusunya di kampung-kampung. Pengunjungnya pun tak hanya laki-laki, tapi juga perempuan hingga anak-anak.

“Budaya ini sudah ada sejak waktu yang tak bisa disebutkan secara pasti. Namun bagi urang Banjar, khususnyamasyarakat HSS, selain untuk berakrab ria antar waraga, warung juga berfungsi sebagai media memperoleh dan bertukar informasi. Tentu saja selain untuk memenuhi kebutuhan sarapan atau berbelanja makan dan minum,”ungka Aliman Syahrani, budayawan dari Kandangan.

(banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved