Berita Banjarmasin

Banjarmasin Kekurangan 1.500 Guru, BKD Sebut Disdik Tidak Aktif Usulkan Formasi

Disdik harus menjelaskan berapa formasi guru yang masih kosong, di sekolah mana saja baik guru kelas atau guru pax mata pelajaran.

Banjarmasin Kekurangan 1.500 Guru, BKD Sebut Disdik Tidak Aktif Usulkan Formasi
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Kepala badan kepegawaian daerah (BKD) dan pendidikan pelatihan ( Diklat) Kota Banjarmasin, Syaffri Azmi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kepala badan kepegawaian daerah (BKD) dan pendidikan pelatihan ( Diklat) Kota Banjarmasin, Syaffri Azmi, akhirnya bersuara soal tidak adanya satu formasi pun dalam penerimaaan CPNS guru pada 2019/2020.

“Saya berharap pada 2020 dinas pendidikan lebih aktif mengusulkan formasi guru ke BKD. Jadi tergantung dinas pendidikan (Disdik), Kalau Disdik aktif mengusulkan ke BKD, maka akan kita teruskan Kemen PAN RB,” kata Asmi menjawab keluhan Banjarmasin kekurangan 1.500 guru PNS dan tak ada tidak adanya satu formasi pun dalam penerimaaan CPNS guru pada 2019/2020, Kamis (16/1/20).

Menurut Asmi, masa BKD yang harus aktif ke dinas pendidikan untuk mengusulkan formasi karena dinas pendidikan yang perlu. Disdik harus menjelaskan berapa formasi guru yang masih kosong, di sekolah mana saja baik guru kelas atau guru pax mata pelajaran.

“Jadi harus jelas SD mana yang kekurangan guru kelas dan SMPN mana saja yang kekurangan guru pax pelajaran. Sampai saat ini saja tidak jelas, bagaimana kita mau mengusulkan ke Ke men-PAN RB,” katannya.

Kagetnya Ruben Onsu Temukan Benda Asing di Kamar Betrand Peto, Putra Sarwendah Ternyata Ini

Mendaki Bukit Pahiyangan Legenda Naga Kepala Delapan yang Ada di Aranio Kabupaten Banjar Kalsel

Korupsi Asabri Sebesar Rp 10 Triliun, Mahfud MD Sebut Ditangani Polri, Sri Mulyani & Erick Tohir

Video Pernikahan Sule Viral Pasca Lina Meninggal, Foto Ayah Rizky Febian Akad dengan Wanita Beredar

Ditambahkannya, updating data kekurangan formasi guru itu kan setiap tahun. Tapi harus jelas SD dan SMP mana saja yang perlu guru serta formasi guru apa saja. Misalnya, jika kurang 20 guru, maka alokasinya harus jelas dan datanya akurat.

“Jadi data kekurangan guru itu harus akurat, bukan jumlah kekurangan guru secara total. Kita tahu kalau Banjarmasin kekurangan guru, tapi sekolah-sekolah mana yang kekurangan guru tidak pernah pernah dirincikan disdik,” katanya. (banjarmasinpost.co.id/edi nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved