Distribusi Elpiji 3 Kg

Dinas Perdagangan Mencatat Kuota Elpiji Meningkat Setiap Tahun, Dua Daerah ini Dapat Jatah Terbanyak

Beberapa tahun belakangan, menurut catatan Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel, kuota elpiji tiga kg di daerah ini meningkat.

Dinas Perdagangan Mencatat Kuota Elpiji Meningkat Setiap Tahun, Dua Daerah ini Dapat Jatah Terbanyak
BPost Cetak
BPost edisi cetak Kamis (16/1/2020) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Beberapa tahun belakangan, menurut catatan Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel, kuota elpiji tiga kg di daerah ini meningkat.

Rata-rata peningkatan 2.000 hingga 2.500 metrik ton setiap tahun.

Pada 2017, sebanyak 83.914 metrik ton.

Pada 2018 menjadi 86.512 metrik ton dan pada 2019 kembali meningkat menjadi 89.091 metrik ton.

Pada 2019, Kota Banjarmasin dan Kabupaten Banjar masih mendapat jatah di urutan terbanyak.

Banjarmasin 18.372 metrik ton dan Banjar 12.398 metrik ton.

Pemilik Pangkalan Sebut ini Kelemahan Distribusi Elpiji Gas 3 Kg untuk Warga Tak Mampu

Borok Andhika Pratama Diumbar Nikita Mirzani, Iis Dahlia Malah Sebut Suami Ussy Sulistiawaty Begini

KEMEWAHAN Gelaran Lamaran Anak Haji Isam Pengusaha Terkaya Kalsel, Lihat Penampakan Rumah Pribadinya

Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, H Birhasani, mengatakan jika metode distribusi saat ini diteruskan maka tren peningkatan kuota bisa terus terjadi.

Padahal ia meyakini pendistribusian elpiji bersubsidi tidak tepat sasaran dan dinikmati banyak orang yang sebenarnya tidak berhak menikmatinya.

"Agar tepat sasaran, saya sangat mendukung pendistribusiannya dilakukan secara tertutup," kata Birhasani.

Walau demikian, Birhasani berharap ada tiga hal yang wajib diperhatikan agar sistem distribusi tertutup terlaksana dengan baik.

Pertama yaitu kejelasan dan validitas data calon penerima harus dapat dijamin hingga tingkat RT.

Kedua sumber daya manusia (SDM) pelaksana dan pengawas harus dipersiapkan agar tak terjadi manipulasi.

Terakhir yaitu terkait kesiapan infrastruktur termasuk sarana dan prasarana seperti jumlah agen dan pangkalan yang harus ditambah dan diperluas untuk menjangkau masyarakat penerima subsidi.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved