Berita Banjarbaru

Masuk Kawasan Hutan Lindung Lianganggang, 5 Bangunan Ini Dibongkar Tim Dishut Kalsel

Areal Hutan Lindung Lianganggang seluas 960 hektare terhampar di kawasan Liangangang Banjarbaru

Masuk Kawasan Hutan Lindung Lianganggang, 5 Bangunan Ini Dibongkar Tim Dishut Kalsel
istimewa/dishut kalsel
Tim Dishut Kalsel membongkar bangunan di kawasan hutan lindung Lianganggang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID BANJARBARU - Areal Hutan Lindung Lianganggang seluas 960 hektare terhampar di kawasan Liangangang Banjarbaru.

Di atas lahan ini terdata sebanyak 12 bangunan milik warga di kawasan hutan lindung tersebut.

Tidak mau lengah dengan pembicaraan begitu saja, Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel dibantu Satpol PP dan TNI, Polri, menertibkan bangunan yang masuk kawasan Hutan Lindung Lianganggang, Kota Banjarbaru, Kamis (16/1/2020) pagi.

Eksekusi pun dilakukan kepada warga-warga yang rumahnya berdiri di atas lahan Hutan Lindung tersebut.

250 Hektare Padi Baru Tanam di Rawa Lebak Daha Utara Terancam Gagal Panen Terdampak ini

Sensasi Seberangi Sungai, Menembus Semak bak Labirin Menuju Bukit Kapayang Kabupaten Banjar Kalsel

Perjanjian Teddy & Lina, Mantan Istri Sule Terbongkar, Ibu Rizky Febian & Delina Harus Siap Begini

Sprei di Kamar Raffi Ahmad & Nagita Slavina yang Ditempati Syahnaz & Jeje Disorot, Lihat Harganya!

Tujuannya yakni mengembalikan fungsi hutan terutama yang mencakup kawasan hutan lindung.

Kepala Dishut Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq, dikonfirmasi soal giat ini membenarkan bahwa pihaknya melakukan giat eksekusi ini.

"Hari ini tadi kami tertibkan sebanyak lima bangunan yang tersisa dari 12 bangunan yang ada," kata Hanif.

Tim Dishut Kalsel membongkar bangunan di kawasan hutan lindung Lianganggang.
Tim Dishut Kalsel membongkar bangunan di kawasan hutan lindung Lianganggang. (istimewa/dishut kalsel)

Hanif mengakui bahwa sempat teledor dalam mengawasi hutan lindung yang sebagian beralih fungsi.

"Jangan sampai banyak berdiri bangunan lagi dan sulit untuk ditertibkan. Karena itu kami sudah surat warga dan lakukan penertiban di areal hutan lindung tersebut," jelasnya.

Bagaimana jika kemudian warga menuntut hak dipengadilan?  Hanif mengaku tidak gentar.

Kunjungan Wisatawan Sepekan Sebelum Pelaksanaan Haul Guru Sekumpul, Asita Kalsel Persiapkan ini

Manajemen Best Western Kindai Hotel Bahas Pencemaran Lingkungan Bersama Wali Kota Banjarmasin

Borok Andhika Pratama Diumbar Nikita Mirzani, Iis Dahlia Malah Sebut Suami Ussy Sulistiawaty Begini

Jika pengadilan memutuskan memenangkan pemilik bangunan maka akan diserahkan.

"Hutan itu bukan milik kami tapi sudah ditetapkan sebagai hutan lindung sejak 1980 silam, jika memang pengadilan memenangkan penggugat kami serahkan," lontar Hanif.

(banjarmasinpost.co.id/nurholis huda).

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved