Breaking News:

Berita Jakarta

Polda Metro Jaya Hancurkan 30 dari 76 Kendaraan yang Sudah Diblokir, Lalu Kendaraan Lainnya?

Sedikitnya 76 kendaraan telah dilakukan penghapusan data registrasi dan identifikasi (regident) oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya

Thedrive.com
Proses penghancuran mobil dan motor mewah di Filipina oleh Presiden Duterte. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Sedikitnya 76 kendaraan telah dilakukan penghapusan data registrasi dan identifikasi (regident) oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya selama 2019. Data dari mobil dan sepeda motor tersebut tidak bisa diregistrasi ulang alias bodong.

Artinya, sebagaimana dikatakan Direktur Regident Korlantas Polri Brigjen Halim Pagarra, mobil dan motor bersangkutan sudah resmi menjadi kendaraan bodong atau ilegal.

"Kendaraan tersebut dihapuskan data-datanya karena rusak berat dan ada permohonan dari pemilik. Beberapa diantaranya ada yang dijadikan bahan penelitian, kendaraan operasional dengan rute terbatas, hingga dihancurkan," katanya kepada KOMPAS.com, di Jakarta, Rabu (15/1/2020).

Gempa Bermagnitudo 5 Guncang Kupang NTT, Terjadi pada Pukul 00.01 WITA

Kabar Gembira! Jiwasraya Janji Bakal Cicil Pembayaran Nasabah yang Tertunggak

LIVE TVRI! Link Streaming & Jadwal 8 Besar Indonesia Masters 2020, Marcus/Kevin & Ginting via BWF


Mobil sitaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berada di Rumah Penyimpanan Barang Sitaan Negara (Rupbasan) Klas 1 Jakarta Barat dan Tangerang pada Selasa (20/3/2018).(RIMA WAHYUNINGRUM)

Adapun rincian dari kendaraan yang sudah resmi menyandang status bodong tersebut ialah, 67 unit mobil penumpang, tujuh unit motor, satu unit kendaraan berat, serta satu unit kendaraan khusus.

Beberapa kendaraan yang didonasikan untuk menjadi bahan penelitian atau edukasi, yaitu sekitar 24 unit, dijadikan kendaraan kedutaan 23 unit, satu unit jadi kendaraan TNI AU, satu unit dikirim ke Jepang untuk dilakukan penelitian oleh Toyota Motor Corporation Jepang, dan lebih dari 30 unit dihancurkan.

"Penghapusan data regident kendaraan bermotor saat ini memang masih pada kendaraan yang rusak berat karena kecelakaan lalu lintas, bencana alam, dan sebagainya, serta atas permohonan pemilik. Selanjutnya, setelah ada wrecking yard, akan lebih digencarkan," ujar Kasie STNK Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Arif Fazlurrahman.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Puluhan Unit Kendaraan di Jakarta Sudah Diblokir, Bahkan Dihancurkan",

Editor: Didik Triomarsidi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved