Berita Tapin

Enam Kecamatan di Tapin Potensi Dilanda Bencana Banjir

Bupati Tapin HM Arifin Arpan yang memimpin apel kesiapsiagaan menegaskan bencana alam tak dapat dihindari.

Enam Kecamatan di Tapin Potensi Dilanda Bencana Banjir
bpbd tapin
Debit air Sungai Tapin selalu dipotret dan disampaikan Pusdalops BPBD Kabupaten Tapin melalui media sosial, warna merah berarti status Sungai Tapin Siaga I, Jumat (17_1_2020) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Pemerintah Kabupaten Tapin sudah melaksanakan persiapan menghadapi bahaya musibah bencana alam.

Bupati Tapin HM Arifin Arpan yang memimpin apel kesiapsiagaan menegaskan bencana alam tak dapat dihindari.

Namun, kesiapan penanggulangan bencana alam di wilayah Kabupaten Tapin diperlukan untuk meminimalisir korban saat gelar apel di Lapangan Dwi Dharma Rantau, belum lama ini.

Bencana alam di Kabupaten Tapin, seusai dokumen rencana kontijensi bencana alam berupa banjir, tanah longsor dan angin puting beliung yang dibuat BPBD Kabupaten Tapin.

Kekompakan Maia Estianty dan Mulan Jameela Lakukan Ini ke Sahabat Ahmad Dhani

Rumah yang Akan Dibeli Raffi Ahmad di London Disorot, Nagita Slavina Jual Lamborghini Kakak Syahnaz?

Pemilik Sebenarnya Harta Nikita Mirzani Terbongkar Pasca Umbar Aib Suami Ussy, Andhika Pratama

Dalam dokumen Kebencanaan itu, potensi dan skenario musibah bencana alam melanda 6 Kecamatan di 7 Kelurahan dan 16 Desa se Kabupaten Tapin.

Ada 2.788 kepala keluarga dengan jumlah 15.153 jiwa yang terdampak langsung ditangani tim Posko Gabungan siaga darurat bencana alam dari berbagai instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapin dan instasi vertikal serta relawan dari perusahaan daerah dan perusahan swasta di Kabupaten Tapin.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Kabupaten Tapin, H Akhmad Sopyan mengaku potensi bencana di Kabupaten Tapin, adalah bencana banjir, tanah longsor dan angin puting beliung.

Titik-titik rawan potensi bencana banjir, tanah longsor dan angin puting beliung sudah dipetakan dan dipantau bersama Kapolres Tapin AKBP Eko Hadi Prayitno, beberapa waktu lalu, sebelum gelar apel kesiapsiagaan.

"Daerah rawan banjir sepanjang bantaran Sungai Tapin, mulai dari Desa Piani, Desa Rantau Bujur, Kelurahan Kupang, Kelurahan Rangda Malingkung, Desa Banua Halat Kanan dan Desa Masta.

Untuk di Kecamatan Binuang, potensi bencana banjir di Kelurahan Raya Belanti," katanya kepada reporter Banjarmasinpost.co.id, Jumat (17/1/2020).

Persiapan yang sudah dilakukan BPBD Kabupaten Tapin, sebut H Akhmad Sopyan dalam mengantisipasi musibah bencana alam, dengan membentuk posko gabungan di Kelurahan Rangda Malingkung, Kecamatan Tapin Utara.

Selain itu, melibatkan relawan pemantau debit air Sungai di wilayah pegunungan dan aliran sungai Tapin untuk melakukan pemantauan setiap saat dan diinformasikan melalui sambungan radio frekuensi dan media sosial.

Anggaran antisipasi penanggulangan bencana alam dari sumber APBD Kabupaten Tapin, melalui DPA BPBD Kabupaten Tapin, jelas Akhmad Sopyan.

(Banjarmasinpost.co.id/ tar)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved