Berita Kalteng

Kemenag Kapuas Tegaskan Penyuluh Agama Tidak Boleh Terima Dua Anggaran

Kemenag Kapuas mengingatkan, Penyuluh agama tidak boleh menerima gaji dari dua anggaran berbeda.

Kemenag Kapuas Tegaskan Penyuluh Agama Tidak Boleh Terima Dua Anggaran
istimewa/Bimas Islam Kemenag Kapuas
Kasi Bimas Islam Kantor Kemenag Kabupaten Kapuas, M Poteran Sosilo saat menyerahkan SK pengangkatan dan surat tugas kepada Penyuluh Agama Hindu Non PNS periode tahun 2020-2022. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Kasi Bimas Islam Kantor Kemenag Kabupaten Kapuas, M Poteran Sosilo mengatakan bahwa penyuluh agama itu ada fungsi-fungsi yang harus diterapkan di lingkungan binaannya.

"Penyuluh itu harus Informatif dan dedukatif, penyuluh harus komunikatif dan konsultatif, motivatif dan administratif," kata Poteran, Jumat (16/1/2020).

Poteran tidak lupa mengingatkan kepada penyuluh agama jangan sampai ada Double Accounting artinya penyuluh tidak diperkenankan menerima 2 DIPA.

Maksudnya tidak boleh menerima honor ataupun Insentif dari dua anggaran yang berbeda.

"Berdasarkan kejadian terdahulu ada penyuluh kita yang lulus seleksi rekruitmen dan bekerja sebagai guru kontrak, dia menerima honor dari dua anggaran berbeda sehingga dia harus memilih salah satunya, jadi penyuluh atau jadi guru kontrak, karena seorang penyuluh hanya bisa menerima honor/insentif dari satu anggaran saja," jelasnya.

Setelah Dipecat, Terungkap Harta Kekayaan Mantan Dirut TVRI Helmy Yahya Mencapai Rp 53 Miliar

Sultan Suriansyah Dimakamkan Bersama Chatib Dayan, Begini Kisah Ulama dari Demak

Pemilik Sebenarnya Harta Nikita Mirzani Terbongkar Pasca Umbar Aib Suami Ussy, Andhika Pratama

Inul Daratista Diramal Jadi Bintang Film Panas & Pelakor oleh Intagram, Ini Reaksi Rekan Ayu

"Sebab apa tidak boleh, karena dia mendapat APBN dari Guru kontrak dan APBN dari Penyuluh, itu tidak boleh di dalam setiap juknis. Baik itu juknis dari Dirjen Islam, Katolik, Kristen, dan Hindu," lanjut Poteran.

Perihal ini juga disampaikan Poteran, kegiatan serah terima SK Pengangkatan Penyuluh Agama Hindu Non PNS periode tahun 2020-2022 oleh Satuan Kerja Hindu Kementerian Agama Kabupaten Kapuas melaksanakan.

Kegiatan dilaksanakan di Aula Kemenag Kabupaten Kapuas dan 15 Penyuluh Agama Hindu Non PNS yang menerima SK dan Surat Tugas wilayah tempat binaan se-Kabupaten Kapuas.

SK dan Surat Tugas diserahkan langsung oleh M Poteran Sosilo Kasi Bimas Islam Kemenag Kabupaten Kapuas.

KISAH Viral, Nenek 83 Tahun Jadi Bintang Video Porno, Saya Ingin Beradu Akting dengan Pria Tampan

Sebab Ade Irawan Meninggal Dunia Diduga Karena Ini, Sempat buat Pesan Saat Ria Irawan Dirawat

Adu Gaya Penampilan Ibu Syahrini & Ibu Reino Barack Saat Heboh Harga Mukena Adik Aisyahrani

Poteran pun berpesan ketika sudah resmi ditetapkan menjadi Penyuluh Agama Hindu Non PNS di Lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Kapuas harus tahu, memahami dan menerapkan lima Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama RI.

"Penyuluh harus bisa eksis di masyarakat dan harus mengembangkan acara keagamaan," pungkasnya.

(banjarmasinpost.co.id/fadly sr)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved