Berita Kalteng

Pengusaha Keluhkan Belum Terbitnya RKAB Tambang, Dewan Kalteng Akan Panggil Kadis ESDM

pengusaha batubara mengeluhkan Dinas ESDM Kalteng yang hingga saat ini belum menerbitkan rencana kerja anggaran biaya atau RKAB tahun 2020

Pengusaha Keluhkan Belum Terbitnya RKAB Tambang, Dewan Kalteng Akan Panggil Kadis ESDM
(banjarmasinpost.co.id/faturahman)
Lalulintas Tambang Bijih Besi di Sungai Mentaya Sampit, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Meskipun debit air Sungai Barito Wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) telah naik sehingga tongkang pengangkut batubara sudah bisa beroperasi setelah lima bulan stagnan akibat air surut, pengusaha masih mengalami kendala.

Beberapa pengusaha tambang di Kalimantan Tengah mengaku, bersyukur karena saat ini, pihaknya sudah bisa kembali beroperasi dalam memproduksi hasil bumi berupa tambang batubara karena debit air memungkinkan kapal melalui sungai.

Namun begitu, sebagian pengusaha lainnya, malah mengeluhkan instansi terkait khususnya Dinas ESDM Kalteng yang hingga saat ini belum menerbitkan rencana kerja anggaran biaya atau RKAB tahun 2020 yang telah presentasi oleh pengusaha kepada Dinas ESDM Kalteng.

"Kami berharap bisa segera diterbitkan, agar kami bisa menargetkan produksi batubara untuk tahun 2020 ini, karena tanpa adanya RKAB tentu, pengusaha tidak bisa memasang target untuk produksi batubara dalam tahun 2020 ini. Parah lagi, target produksi batubara malah diturunkan," ujar salah satu pengusaha di Kalteng.

Pagi-pagi, Muncul Kemanjaan Betrand Peto ke Sarwendah Sampai Buat Istri Ruben Onsu Hela Nafas

Pemilik Sebenarnya Harta Nikita Mirzani Terbongkar Pasca Umbar Aib Suami Ussy, Andhika Pratama

KPU Kalsel Bentuk Tim Telusuri Dugaan Pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu

Sulap Limbah Kayu Ulin Jadi Cobek, Nur Pasarkan Produknya di Seluruh Kalsel hingga Kaltim

Informasi tersebut dibenarkan, Wakil Ketua DPRD Kalteng, H Jimmy Carter , yang juga merupakan pelaku tambang batu bara di DAS Barito.

"Ya, kami memang dapat informasi dari beberapa pengusaha tambang batu bara yang mengeluhlan soal belum terbitnya RAKB sebagian perusahaan tambang," ujar Adik Bupati Barito Utarq ini, Jumat (17/1/2020).

Wakil Ketua DPRD Kalteng, H Jimmy Carter
Wakil Ketua DPRD Kalteng, H Jimmy Carter ((banjarmasinpost.co.id/faturahman))

Dia mengungkapkan, saat ini sebagian perusahaan tambang batubara di DAS Barito sudah mulai lancar memproduksi tambang batubara, karena debit air DAS Barito sudah pasang sedangkan keluhan pengusaha terkait RKAB, dewan akan melakukan dengar pendapat dengan instansi terkait.

"Memang saat ini kapal tongkang bisa lewat DAS Barito, sempat lima bulan produksi tertahan karena sungai surut, tapi masalah lainnya yang muncul sebagian perusahaan belum mendapatkan RKAB, masih menunggu," ujarnya. 

Royalti Tambang Meningkat

Dinas ESDM Kalteng meningkatkan pengawasan produksi tambang Kalteng untuk tahu 2019 yang lalu, sehingga cukup membawa dampak bagi peningkatan royalti dalam bidang pertambangan yang ada di Kalimantan Tengah.

Berdasarkan catatan BPost dari tahun ke tahun instansi terkait melakukan pengawasan cukup ketat untuk produksi tambang khususnya batu bara di DAS Barito dan Produksi Bijih Besi di Sungai Mentaya Kotawaringin Timur.

Wajah Putra Veronica Tan - Ahok Dibandingkan dengan Bayi Puput Nastiti Devi - BTP, Ekspresi Nicholas

INNALILLAHI, Ade Irawan Meninggal Dunia Berselang 11 Hari Pascawafatnya Sang Anak Ria Irawan

NEWSVIDEO : Pahajatan Batu Piring, Dipercaya Sebagai Tempat Suci Yang Dihuni Oleh Makhluk Gaib

Ini, meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) untuk Kalteng. Tercatat tahun 2015 royalti dari hasil tambang mencapai Rp531 miliar, sejak tahun 2016-2019 royalti atau penerimaan negara bukan pajak (PNBP) ke negara khususnya ke Kalteng mengalami peningkatan signifikan.

Tahun 2016 royalti dihasilkan Kalteng Rp951 Miliar, tahun 2017 sebesar Rp1,7 Triliun, tahun 2018 naik menjadi Rp2,077 Triliun dan di tahun 2019 sebesar Rp2,2 triliun atau naik 108 persen, pengetatan pengawasan terhadap operasional tambang batu-bara mengakibatkan peningkatan royalti tersebut. (banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved