Berita Kabupaten Banjar

Perusahaan Ingin Alih Komoditas Karet ke Sawit, Begini Respons Disnakbun Banjar

Masih rendahnya harga jual karet memaksa sebagian petani maupun perusahaan perkebunan mengganti komoditas.

Perusahaan Ingin Alih Komoditas Karet ke Sawit, Begini Respons Disnakbun Banjar
banjarmasinpost.co.id/roy
Petani di Tiwinganbaru membekukan getah karet sadapannya beberapa waktu lalu. Umumnya petani karet menggunakan asam cuka pada tahapan ini. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Masih rendahnya harga jual karet memaksa sebagian petani maupun perusahaan perkebunan mengganti komoditas.

Termasuk manajemen PTPN 13 di Kebun Danausalak, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), juga ingin melakukan hal tersebut.

Bahkan manajemen badan usaha milik negara (BUMN) tersebut telah mengajukan usulan alih komoditas kepada pemerintah.

Mereka ingin mengganti komoditas karet yang selama puluhan tahun ditekuni menjadi kelapa sawit.

Namun kabarnya instansi teknis Pemkab Banjar bersikap hati-hati menyusul terbitnya regulasi baru pemerintah pusat yang menyebut Kabupaten Banjar tidak masuk dalam kawasan untuk pengembangan kelapa sawit.

Postingan Wijin Pasca Gisella Anastasia & Gading Marten Bersatu Lagi di Ultah Gempi Jadi Sorotan

Ayo ke Kiram Park, Ada 20 RIbu Durian untuk Dimakan Gratis di Festival Durian Regional Kalimantan

Akhir Perseteruan Nikita Mirzani & Andhika Pratama-Ussy Serupa Uya Kuya & Agnez Mo? Ini Kata Nyai

Infomasi diperoleh, PTPN 13 berencana mengganti tanaman karet mereka di Kebun Danausalak dengan kelapa sawit di atas lahan Hak Guna Usaha (HGU) seluas sekitar 10 ribu hekatare.

Berkas administratif mengenai usulan alih komoditas tersebut juga telah sampai ke Pemkanb Banjar.

"Belum lama tadi kami memang ada menerima surat dari Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan mengenai usulan PTPN 13 terkait alih komoditas tersebut," ucap Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan (Disnakbun) banjar Dondit Bekti AGustiono, Jumat (17/1/2020).

Secara internal pihaknya telah membahas hal tersebut mengacu pada surat terbaru Kementerian Pertanian RI.

"Dalam waktu dekat kami sampaikan kepada Bupati. Namun sebelumnya akan kami koordinasikan lebih intens lagi dengan Pemprov Kalsel,” tutur Dondit.

Halaman
123
Penulis: Idda Royani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved