Berita Banjarmasin

Perwali Elpiji Warga Miskin Terbit, 500 Pangkalan Segera Diundang Rapat

Perwali yang mengatur selain pangkalan elpiji maka tidak boleh berjualan gas ke masyarakat akhirnya terbit.

Perwali Elpiji Warga Miskin Terbit, 500 Pangkalan Segera Diundang Rapat
istimewa/Pertamina MOR VI
Gas LPG 3 kg 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Peratusan wali kota (perwali) yang mengatur selain pangkalan elpiji maka tidak boleh berjualan gas ke masyarakat akhirnya terbit.

Seiring terbitnya perwali tersebut, maka Pemko Banjarmasin akan segera mengundang rapat untuk sosialiasi perwali itu kepada 500 pangkalan pangkalan elpiji subsidi di kota ini.

“Iya perwali elpiji tiga kilogram sudah terbit. Kita akan segera sosialiasikan kepada 500 pangkalan dalam waktu dekat. Agen-agen elpiji, polisi, Satpol PP dan Pertamina akan segera kita undang,” kata ssisten II bidang perekonomian Pemko Banjarmasin, Djoyo Pudjadi, Jumat (17/1/20).

Menurut Djoyo,dengan perwali hanya pangkalan saja yang boleh menjual elpiji subsidi barang dalam pengawasan tersebut. Satpol PP bukan merampas elpiji subsidi yang dijual di warung, tapi sifatnya mengamankan saja.

KUMPULAN Ucapan Selamat Tahun Baru Imlek 2020 - Tahun Baru China versi Bahasa Inggris & Mandarin

NEWSVIDEO : Nurul Annisa Siswi SLBN Kotabaru Raih Juara 2 Nasional Literasi Cerita Bergambar Kartun

Pemilik Sebenarnya Harta Nikita Mirzani Terbongkar Pasca Umbar Aib Suami Ussy, Andhika Pratama

VIRAL, Pembeli Marah-marah saat Bayar Rp 800 Ribu Setelah Makan 2 Ekor Ayam, Pemilik RM Berjanji Ini

“Elpiji yang masuk ketegori barang dalam pengawasan itu tidak boleh distribusikan secara sembarangan,” katanya.

Dengan keberadaan perwali tersebut, Satpol PP dibantu aparat kepolisian bisa menyita elpiji yang dijual di warung-warung. Selama ini rumah makan masih menggunakan elpiji tiga kilogram untuk warga miskin.

“Warga menengah ke atas dan PNS itu bukan orang yang berhak menerima elpiji subsidi,” katanya.

Ditambahkannya, untuk mengawal elpiji subsidi tepat sasaran, Pemko segera meluncurkan kartu penerima elpiji subsidi berdasarkan data warga miskin dari Dinas Sosial Kota Banjarmasin. Jadi selain pemegang kartu elpiji subsidi, maka tidak akan bisa mendapatkan gas melon.

Menurutnya, warung-warung menjual elpiji subsdi akan ditanya apakah ada izinya atau tidak. Jika tidak ada izinnya, maka gas melon akan disita.

Asisten II bidang perekonomian Pemko Banjarmasin, Djoyo Pudjadi
Asisten II bidang perekonomian Pemko Banjarmasin, Djoyo Pudjadi (banjarmasinpost.co.id/edi nugroho)

Ada dua pilihan, bagi pengecer gas melon, yakni diproses pidana hukuman tiga bulan penjara atau membawa denda Rp 50 juta.

Halaman
12
Penulis: Edi Nugroho
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved