Beruta Tanahlaut

Warga Kintap Keluhkan Tidak Ada Dokter Syaraf, Kejauhan Harus di RSUD Hadji Boejasin

Warga Desa Kintap Kecamatan Kintap Kabupaten Tanahlaut Kalimantan Selatan mengeluhkan tak adanya dokter syaraf di Kintap.

Warga Kintap Keluhkan Tidak Ada Dokter Syaraf, Kejauhan Harus di RSUD Hadji Boejasin
istimewa/nina sandra
RSUD Kintap belum dilengkapi dokter spesialis syaraf sehingga warga harus ke RSUD Hadji Boejasin di Pelaihari. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Warga Desa Kintap Kecamatan Kintap Kabupaten Tanahlaut Kalimantan Selatan mengeluhkan tak adanya dokter syaraf di Kintap.

Seprti diketahui pada akhir 2019 lalu Pemkab Tanahlaut baru saja mengoperasikan RSUD KH Mansyur Kintap yang merupakan rumah sakit tipe D. Namun warga menyayangkan rumah sakit tak memiliki dokter syaraf.

"Dokter syarafnya tidak ada, jauh sekali kalau kami harus ke Pelaihari," ujar salah satu warga Des Kintap, Muharram kepada Banjarmasinpost.co.id, Jumat (17/1/2020).

Jelas Kadinkes Tanahlaut Hj Nina Sandra rumah sakit Kintap merupakan rumah sakit tipe D sehingga fasilitas poli di dalamnya pun tak selengkapnya di rumah sakit tipe C ataupun tipe B.

Roy Kiyoshi Jadi Tersangka di Kasus Pesugihan Ruben Onsu Dimungkingkan Sosok Ini, Nasib Robby Purba?

Pajak Sarang Burung Walet di HSU Diusulkan Turun, Segini Besarannya

Dilengkapi Kursi Empuk, Command Center Kalsel Ini Terkoneksi degan Kabupaten/Kota di Kalsel

Ziarah dan Mengunjungi Makam Sultan Suriansyah, Raja Banjar Pertama yang Memeluk Agama Islam

"Memang yang ada cuma dokter spesialis penyakit dalam dan dokter kandungan, karena tipenya tipe D juga, itupun masih belum bisa melayani pasien BPJS karena belum enam bulan beroperasi," ujarnya.

Jika warga Kintap ada yang ingin ke dokter syaraf maka bisa ke Pelaihari ke RSUD Hadji Boejasin atau rumah sakit swasta.

Terkait adanya pelayanan keliling dokter ke daerah pinggiran terangnya masih belum ada. Pasalnya rujukan untuk penyakit syaraf atau penyakit yang belum ada dokternya di rumah sakit Kintap harus ke Pelaihari begitu juga dengan warga Bati-bati dan Bumi Makmur yang belum memiliki rumah sakit juga harus dirujuk ke RSUD Hadji Boejasin di Pelaihari.

NEWSVIDEO : Pulang Kampung, Begini Meriahnya Sambutan Fans Age Idol

Pemilik Sebenarnya Harta Nikita Mirzani Terbongkar Pasca Umbar Aib Suami Ussy, Andhika Pratama

VIRAL, Pembeli Marah-marah saat Bayar Rp 800 Ribu Setelah Makan 2 Ekor Ayam, Pemilik RM Berjanji Ini

Sementara terkait akan adanya penambahan dokter syaraf di Kabupaten Tanahlaut terangnya ada di direktur RSUD Hadji Boejasin.

Sedangkan RSUD KH Mansyur tak harus memiliki dokter syaraf karena tipe D.

Direktur RSUD Hadji Boejasin, Isna Farida mengatakan saat ini ada dua dokter syaraf di RSUD Hadji Boejasin.

"Kita punya dua orang, kalau penambahan bekum ada, cuma satu dokter sudah menempuh pendidikan spesialis syaraf tapi baru masuk tahun lalu jadi masih beberapa tahun lagi baru bisa kembali," ujarnya.
(banjarmasinpost.co.id/milna sari)

Penulis: Milna Sari
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved