Berita Jakarta

Menteri BUMN Erick Thohir Dapat Ancaman, Sejak Tangani Kasus Jiwasraya dan Asabri

Sejak menangani kasus keuangan perusahaan asuransi milik negara yakni PT Jiwasraya dan PT Asabri, Menteri Badan Usaha Milik Negar

Menteri BUMN Erick Thohir Dapat Ancaman, Sejak Tangani Kasus Jiwasraya dan Asabri
KOMPAS.com/Deti Mega Purnamasari
Menteri BUMN Erick Thohir usai laporan kepada Menkopolhukam Mahfud MD di Kantor Kemenkopolhukam, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (5/12/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Sejak menangani kasus keuangan perusahaan asuransi milik negara yakni PT Jiwasraya dan PT Asabri, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaku sering mendapat ancaman. “(Ancaman sudah menjadi) makanan sehari-hari, apalagi ada (kasus) Jiwasraya dan Asabri,” ujar Erick dalam sebuah diskusi di Jakarta, Jumat (17/1).

Erick tidak memperinci bentuk ancaman yang dia terima. Dia hanya mengatakan ancaman itu tak menyurutkan langkahnya memperbaiki BUMN. “Tapi kita lillahi ta’ala saja. Kerja yang terbaik saja,” kata Erick.

Mendapat ancaman itu, Erick mengungkapkan lebih senang menjadi pengusaha ketimbang menjadi menteri. “(Lebih enak jadi) pengusaha. (Jadi pengusaha) bisa lebih bebas,” ucap mantan pemilik klub sepakbola Italia, Inter Milan tersebut.

VIRAL, Pembeli Marah-marah saat Bayar Rp 800 Ribu Setelah Makan 2 Ekor Ayam, Pemilik RM Berjanji Ini

Sambil Peluk Aktor Tyo Pakusodewo, Air Mata Dewi Irawan Tumpah: Ibu Bilang Sudah Ditunggu Ria Irawan

Sarwendah Sampai Menghela Nafas Gegara Betrand Peto Minta Ini, Saat Anak Ruben Onsu Ingin ke Sekolah

Sejak pekan lalu, Jiwasraya dan Asabri membikin geger keuangan negeri ini. Ini karena nilai total dugaan korupsinya Rp 23,7 triliun.

Masalah ini bersumber dari investasi pada saham-saham gorengan. Nilai saham yang diinvestasikan kedua perusahaan merosot hingga membuat aset perusahaan mengalami penyusutan drastis. Ini membuat perusahaan terancam gagal bayar polis kepada masing-masing nasabah. (tribun network/thf/ria/igm, kompas.com)

Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved