Berita Banjar

NEWSVIDEO : "Abang Pian" Program Pelayanan Kejari Banjar Antar Barang Bukti Gratis Sampai Tujuan

Andi menggelindingkan program Abang Pian (antar barang bukti gratis sampai tujuan).

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Penanganan barang bukti (barbuk) perkara pidana yang berada di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), terutama yang berupa kendaraan bermotor roda dua, kian diintensifkan.

Setidaknya tiap pekan kendaraan roda dua tersebut dicuci. Tak cuma itu, kendaraan tersebut juga diparkir di tempat berpeneduh serta ditutupi terpal. Seluruhnya juga dirantai di bagian pelek roda belakangnya.

Pantauan banjarmasinpost.co.id, Jumat sore kemarin, motor-motor berbagai jenis dan barang tersebut terpakir rapi di area belakang kantor Kejari Banjar di kawasan Jalan A Yani, Martapura.

Terpal warna cokelat menutup rapat kendaraan tersebut sehingga dari kejauhan tak tampak ada kendaraan.

Perselingkuhan Suami Iis Dahlia dengan Pramugari yang Jadi Isu Panas Dijawab, Rekan Uya Jelaskan Ini

VIRAL, Pembeli Marah-marah saat Bayar Rp 800 Ribu Setelah Makan 2 Ekor Ayam, Pemilik RM Berjanji Ini

Dipercaya Jaga Kampung, Batu Buhai Berusia Lebih 300 Tahun Ada di Handil Basirih Kapuas Kalteng

Sopir Ini Edarkan Sabu Ditangkap Polisidi Pantai Hambawang Barat Kabupaten Hulu Sungai Tengah Kalsel

Ketika terpal tersebut diangkat, terlihat kendaraan-kendaraan yang berada di dalamnya bersih mengkilap. Tak cuma bodi saja, bahkan peleknya pun umumnya mengkilap, termasuk ban luarnya.

"Sudah menjadi kewajiban kami untuk merawat kendaraan bermotor tersebut. Kami berupaya merawat sebaik mungkin," ucap Kepala Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan, Kejari Banjar, Andi Akbar Subari, Sabtu (18/1/2020).

Ia menuturkan penanganan intensif tersebut mulai dilakukan sejak awal 2019 lalu. Sebelumnya kendaraan-kendaraan tersebut hanya sebatas diparkir rapi dan di letakkan di tempat beratap (berpeneduh).

Andi mengatakan upaya peningkatan perawatan tersebut juga bertujuan untuk menjaga nilai barang (kendaraan bermotor). "Agar ketika nantinya diputuskan untuk dilelang, nilai jualnya masih tinggi sehingga uang yang masuk ke kas negara juga lumayan," jelasnya.

Saat ini, lanjut Andi, di Kejari Banjar masih ada 19 unit kendaraan bermotor. Umumnya masih dalam proses persidangan di pengadilan. Selama itu pula pihaknya melakukan perawatan ekstra yakni mencuci setidaknya sekali dalam sepekan.

Selain itu beberapa bakbuk berupa kendaraan bermotor lainnya kami titipkan di Rupbasan (Rumah Penyimpanan Benda SItaan Negara) Martapura.

"Jumlahnya 48 unit. Januari lalu, ada enam unit yang kami antarkan (kembalikan) kepada pemiliknya sesuai putusan pengadilan. Lalu, Selasa dan Kamis kemarin masuk lagi enam unit," beber Andi.

Sejak bertugas di Kejari Banjar Oktober 2018 lalu, Andi langsung menggelindingkan program Abang Pian (antar barang bukti gratis sampai tujuan). "Hingga sekarang tak kurang 105 unit barbuk yang kami antarkan ke rumah pemiliknya," sebutnya.

Pengantaran tersebut didahului pemberitahuan kepada pemilik barbuk untuk mengambil barang di Kejari Banjar di Martapura. Jika hingga beberapa pekan tak kunjung diambil, Andi dan stafnya mengantarkan ke alamat pemilik.

Foto Selfie Chef Renatta Moeloek di WC, Kerjai Juri Master Chef Indonesia, Chef Juna dan Chef Arnold

Kenali Psikologis Anak Jelang Masuk SD, Ini Asfek yang Harus Diperhatikan Orangtua

Larangan Nikita Mirzani ke Mantan Suami Temui Anak Diungkap Istri Sajad Ukra, Medina Moesa Sebut Ini

Andi mengatakan tak mudah melakukan pengantaran karena adakalanya rumah pemilik barbuk tak bisa dijangkau mobil. "Belum lagi kadang kondisi jalanan yang sangat becek. Kalau alamat rumah tak bisa dijangkau mobil, kami berkoordinasi dengan aparatur desa untuk kemudahan tempat penyerahannya," jelasnya.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi warga Banjar. "Wah bagus banget itu kalau dirawat sebegitu rupa, keren. Saya pernah melihat di tempat lain motor barbuk dibiarkan kehujanan kepanasan bahkan sampai karatan," ucap Madi, warga Martapura.(banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved