Berita Banjarmasin

Penerimaan Pajak Daerah Cukup Besar, Komisi II DPRD Kalsel Masih Soroti Hal Ini

Penerimaan Pajak Daerah dari sektor kendaraan bermotor di Kalimantan Selatan (Kalsel) Tahun 2019 mencapai Rp 733 miliar

Penerimaan Pajak Daerah Cukup Besar, Komisi II DPRD Kalsel Masih Soroti Hal Ini
banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalsel, Imam Suprastowo 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Penerimaan Pajak Daerah dari sektor kendaraan bermotor di Kalimantan Selatan (Kalsel) Tahun 2019 mencapai Rp 733 miliar dan catatkan penerimaan 101 persen dari target yang ditetapkan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Kalsel.

Jumlah tersebut berkontribusi besar pada pendapatan asli daerah (PAD) Provinsi Kalsel Tahun 2019.

Dimana komponen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) berkontribusi hampir 60 persen terhadap total penerimaan Pajak Daerah.

Ditambah pendapatan Pajak Daerah dari komponen lain termasuk pajak atas penggunaan bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB), Pajak Daerah berkontribusi sebesar 82 persen terhadap total PAD Provinsi Kalsel Tahun 2019.

Sopir Ini Edarkan Sabu Ditangkap Polisidi Pantai Hambawang Barat Kabupaten Hulu Sungai Tengah Kalsel

Kenali Psikologis Anak Jelang Masuk SD, Ini Asfek yang Harus Diperhatikan Orangtua

Foto Selfie Chef Renatta Moeloek di WC, Kerjai Juri Master Chef Indonesia, Chef Juna dan Chef Arnold

Perselingkuhan Suami Iis Dahlia dengan Pramugari yang Jadi Isu Panas Dijawab, Rekan Uya Jelaskan Ini

Dijelaskan Kepala Bidang (Kabid) Pendapatan Pajak Daerah Bakeuda Kalsel, H Rustamaji pada Tahun 2019 lalu, total PAD Kalsel tercatat sebesar kurang lebih Rp 3,3 triliun.

Jumlah tersebut menurutnya menjadikan rasio PAD lebih besar dibanding dana perimbangan yang disalurkan Pemerintah Pusat ke Kalsel.

"PAD kita Tahun 2019 sebesar Rp 3,3 triliun atau sekitar 50,69 persen terhadap komponen pendapatan dalam APBD, jadi lebih besar dibanding Dana Perimbangan," kata H Rustamaji.

Walau demikian, diakuinya memang ada sedikit penurunan penerimaan Pajak Daerah pada komponen PBBKB yang diyakininya disebabkan karena adanya perlambatan pada sektor industri minerba di Banua.

Terpisah, Ketua Komisi II Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Provinsi Kalsel, Imam Suprastowo berharap Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Provinsi Kalsel termasuk jajaran Samsat agar tak terlena dengan capaian penerimaan Pajak Daerah tersebut.

Pasalnya, Politisi PDIP ini meyakini walau penerimaan Pajak Daerah khususnya di sektor kendaraan bermotor Tahun 2019 cukup besar, namun bukan berarti jumlah total hutang pajak dari sektor kendaraan bermotor di Banua sudah tuntas.

"Pencapaian target setoran pajak dari pembebasan dan pemutihan denda pajak kita apresiasi, tapi satu hal lagi perlu kita cermati adalah kumulatif dari pendapatan. Pasti potensi pajak kendaraan masih besar," kata Imam.

Ia nyatakan dalam waktu dekat akan menggelar Rapat Audiensi mengundang Bakeuda Provinsi Kalsel untuk mengetahui besaran potensi Pajak Daerah dari hutang pajak kendaraan bermotor di Kalsel dan strategi Bakeuda untuk bisa menyerap potensi tersebut.

Kepala Desa Sungai Asam Berharap Dukungan untuk Lestarikan Potensi Wisata Batu Buhai Kapuas Kalteng

Larangan Nikita Mirzani ke Mantan Suami Temui Anak Diungkap Istri Sajad Ukra, Medina Moesa Sebut Ini

Pernah Ada yang Coba Bawa Kabur Batu Buhai di Kapuas Kalteng, Hujan Petir Langsung Menyambar

Selain itu, Ia juga meminta Bakeuda Provinsi Kalsel untuk memperkuat koordinasi antar pihak terkait agar dapat menyusun regulasi yang lebih sederhana dan memudahkan bagi wajib pajak tunaikan kewajibannya.

"Walau sudah banyak upaya yang dilakukan, tapi saya sendiri merasakan untuk membayar pajak kendaraan ini masih terlalu banyak administrasi. Ini harusnya bisa disederhanakan lagi supaya masyarakat bisa antusias membayar pajak. Kami akan segera komunikasikan dengan Bakeuda," kata Imam. (banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved