Pilkada Kalsel 2020

Banyak Ditinggalkan Warganya, KPU Kalsel Belum Pastikan Akan Buka TPS di Desa Ini

Desa Wonorejo yang berlokasi di Kecamatan Juai, Kabupaten Balangansempat dipertanyakan statusnya karena mayoritas masyarakatnya sudah tak lagi berdomi

Banyak Ditinggalkan Warganya, KPU Kalsel Belum Pastikan Akan Buka TPS di Desa Ini
banjarmasinpost.co.id/achmadMaudhody
Komisioner KPU Provinsi Kalsel, Edy Ariansyah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Desa Wonorejo yang berlokasi di Kecamatan Juai, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan (Kalsel) sempat dipertanyakan statusnya karena mayoritas masyarakatnya sudah tak lagi berdomisili di lokasi tersebut.

Namun hal ini menjadi penting saat akan tibanya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dilaksanakan di Bulan September 2020 ini.

Pasalnya, data kependudukan biasanya menjadi salah satu acuan awal bagi Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menentukan jumlah dan lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Namun, karena dikabarkan sudah banyak ditinggalkan warganya, KPU Provinsi Kalsel bersama KPU Kabupaten Balangan laksanakan pemantauan awal untuk mendapatkan data faktual terkait jumlah Pemilih di Desa Wonorejo.

Penyakit Zaskia Sungkar Jadi Sebab Sulit Hamil, Istri Irwansyah Ungkap Pasca Jenguk Bayi Baim Wong

Undangan Pernikahan Gisella Anastasia & Wijaya Saputra Beredar, Eks Gading Marten Sempat Bilang Ini

Tanjakannya Tak Terlalu Tinggi, Tapi Sopir Ini Ungkap Keanehan Saat Lintasi Bukit Rimpi

PNS yang Kepergok Mesum di Solo Paragon Mall Ternyata Pria Profesional, Mobilnya Seperti Kamar Mesum

Dijelaskan Komisioner KPU Provinsi Kalsel, Edy Ariansyah, dari hasil koordinasinya dengan KPU Kabupaten Balangan, pada awal Bulan Januari 2020 hanya tersisa sebanyak 10 Kepala Keluarga yang masih tinggal di Desa tersebut.

"Hasil pengecekan lapangan rekan-rekan KPU Balangan tersisa warga kurang lebih 10 kepal keluarga," kata Edy saat dikonfirmasi Banjarmasinpost.co.id, Minggu (19/1/2020).

Mendapati hanya ada 10 KK di Desa Wonorejo, menurut Edy, KPU Provinsi Kalsel saat ini belum dapat memastikan apakah akan tetap akan mengakomodir TPS di desa tersebut atau tidak.

Dijelaskan Edy lagi, sesuai Ketentuan dalam Pasal 87 ayat (1) Undang-undang Nomor 1 Tahun 2015 sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 menyebutkan Pemilih untuk setiap TPS paling banyak 800 (delapan ratus) orang.

Menurutnya dalam aturan tersebut hanya diatur jumlah maksimal jumlah Pemilih yang bisa diakomodir di satu TPS dan tak ada batasan minimal jumlah Pemilih yang boleh diakomodir di satu TPS.

"Sementara dalam program dan anggaran masih terencana satu TPS di Desa Wonorejo Kecamatan Juai Kabupaten Balangan," kata Edy.

Halaman
12
Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved