Berita Kabupaten Banjar

Jembatan Vital di Martapura Kabupaten Banjar Ini Bakal Direhab Total, Begini Kondisinya Sekarang

Jembatan Antasansenor, Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), bakal segera direnovasi secara total.

Jembatan Vital di Martapura Kabupaten Banjar Ini Bakal Direhab Total, Begini Kondisinya Sekarang
banjarmasinpost.co.id/idda royani
Beginilah kondisi jembatan kemnar di Antasasenor, Martapura, yang mulai mengalami kerusakan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Jembatan Antasansenor, Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), bakal segera direnovasi secara total.

Pekerjaan konstruksi tersebut ditangani oleh Satuan Kerja (Satker) Jalan Nasional, Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Tim dari Satker Jalan Nasional bahkan telah melakukan rapat teknis bersama institusi terkait di Kalimantan Selatan. Kamis pekan lalu rapat mengenai persiapan renovasi total jembatan di Antasansenor tersebut dilakukan di ruang kerja Bupati Banjar di Martapura.

"Ya, kami dilibatkan dalam rapat teknis menyangkut rencana rehab jembatan tersebut," ucap Kepala Bidang Binamarga Dinas PUPR Banjar Ahmad Solhan, Senin (20/1/2020).

VIRAL Video PNS Kepergok Mesum dalam Mobil, Karena Malu Tancap Gas Tabrak Satpam Solo Paragon Mall

KORBAN Baru MeMiles, dari Pejabat Kemenkum HAM, Ari Sigit hingga Mungkinkah (MJ) Mulan Jameela?

VIRAL di Medsos, Cuma Guru Geografi, Pria Ini Berani Nikahi Artis Terkenal, Ini Ucapan Haru Si Artis

VIRAL di Medsos, #WhatsAppDown Teratas di Trending Topic Dunia, Tak Ada Penjelasan dari Facebook

Ia menuturkan jembatan yang akan direhab total tersebut ada dua unit. Pihak Tim Satker Jalan Nasional menamai Jembatan Kalsel 1 dan Kalsel 2.

Jembatan tersebut yakni yang terletak di lajur kiri dari arah Martapura-Hulu Sungai. "Itu kan jembatan kembar di Antasansenor, dua lajur kan. Nah, yang akan direhab yang lajur ke arah Hulu Sungai. Itu kan ada dua unit jembatannya," beber Solhan.

Solhan menuturkan kondisi fisik jembatan vital tersebut terus mengalami penurunan kekuatan konstruksi. Karenanya secara teknis sudah saatnya untuk dilakukan rehab total.

"Jembatan itu kalau runtuh tidak pernah memberi kabar sebelumnya. Itu dari kakian teknis yang dilakukan pihak Balai (Satker Jalan Nasional) sudah saatnya diperbaiki," sebut Solhan.

Dikatakannya, dana untuk rehab total fua unit jembatan tersebut telah tersedia di Kementerian PUPR. "Cuma saat ini masih memintakan/usulan dana utnuk pergantian lahan pelebaran yg menyempit itu," jelasnya.

Pelebaran jalan yang ia maksud yakni pada ujung jembatan lajur dari arah Huku Sungai-Martapura yang menyempit dan berkelok tajam. "Jadi, itu yang akan sekalian ditangani. Jalan yang berkelo setelah turun jembatan itu akan diluruskan sehingga lebih aman dan lapang untuk lalu lintas. Nah, itu akan ada lahan warga yang kena dan mesti dibebaskan," jelas Solhan.

Halaman
12
Penulis: Idda Royani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved