Berita Banjarbaru

MCM Kalah dari Walhi, Dinas Penanaman Modal Pastikan Investasi Kalsel Tidak Terimbas

Investasi di Kalsel tidak akan terimbas dengan kasus MCM. Malah Nafarin memperkirakan investasi di Kalsel akan cenderung bertambah.

MCM Kalah dari Walhi, Dinas Penanaman Modal Pastikan Investasi Kalsel Tidak Terimbas
banjarmasinpost.co.id/irfani rahman
Ilustrasi-acara forum investasi kalsel 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU  -  Kalahnya PT Mantimin Coal Mining (MCM) dalam kasus gugatan Walhi dikhawatirkan sejumlah kalangan bakal berimbas terhadap investasi di Kalsel.

Pandangan itu pun ditepis, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu  (DPMPTSP) Provinsi Kalimantan Selatan Ir H Nafarin, Senin (20/1/2020).

Menurutnya, investasi di Kalsel tidak akan terimbas dengan kasus MCM. Malah Nafarin memperkirakan investasi di Kalsel akan cenderung bertambah.

"Diperkirakan ada tambahan sekitar Rp 2 Triliun di triwulan IV. Karena seiring beroperasionalnya bandara baru dan ada Tanjung power plant di Tabalong Adaro," tandas Nafarin.

Namun untuk angka pastinya hingga kini pihaknya masih merampungkan kalkulasi data triwulan IV hingga akhir Desember nanti akhir Januari 2020.

Polres Banjarbaru Kalsel Kirim Surat Panggilan kepada GM Oknum Pejabat Terkait Dugaan Pencabulan

Video Unjuk Rasa Pekerja Metal Kalsel di DPRD Kalsel, Tuntut UU Ketenagakerjaan Tak Dipreteli

Balas Dendam Inul Daratista pada Ruben Onsu Lewat Betrand Peto, Imbas Suami Sarwendah Begini

Akhirnya Aurel Minta Restu Ashanty & Anang Hermansyah untuk Menikah, Putri Krisdayanti dengan Atta?

Dipastikan Nafarin sebelumnya, bahwa pada triwulan ketiga di 2019, Investasi di Kalsel sudah memenuhi target pusat  Rp 10,5 triliun.

Dari target itu hingga triwulan tiga akhir tahun kemarin, sudah tercapai alias melebihi Rp 11.19 triliun dari Januari sampai dengan Sempember.

"Tidak lain ini adalah kerjasama semua pihak semua SKPD terkait maupun Pemkab Kabupaten kota, tak terkecuali Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor yang getol untuk mempromosikan agar perusahaan bisa investasi ke Kalsel," kata Ir H Nafarin.

Dijelaskannya, bahwa hal ini terbukti dengan pertumbuhan investasi di Kalsel meningkat. Dimana pada Tltriwulan ketiga, perkembangan investasi di Kalsel (Juli, Agustus dan September) untuk Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar 70,42 juta US Dollar, dengan 56 proyek di Kalsel (peringkat 17 di nasional).

Adapun Penanaman Modal Daerah Dalam Negeri (PMDN) dapat dibuktikan Rp 3,533 Triliun, dari sebanyak 98 proyek dan hal ini berada peringkat 10. Sehingga realisasi investasi secara keseluruhan di triwulan tiga baik PMD dan PMA, total Rp 4,59 triliun.

Halaman
123
Penulis: Nurholis Huda
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved