Berita Banjar

Hari Ini Sidang Gugatan Ngudiyo Kembali Digelar, Begini Harapan Pihak Keluarga

Ngudiyo sangat berharap sengketa lahan antara diirinya dan Pemkab Banjar lekas selesai.

Hari Ini Sidang Gugatan Ngudiyo Kembali Digelar, Begini Harapan Pihak Keluarga
banjarmasinpost.co.id/idda royani
SABAR - Ngudiyo dan sang istri sabar menghadapi perkara perdatanya. Keduanya pasrah dan berharap hasil akhir terbaik. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Sidang gugatan perdata antara Ngudiyo dan Pemkab Banjar, Selasa (21/1/2020) hari ini, bakal kembali menggelinding di Pengadilan Negeri (PN) Martapura.

Sesuai keputusan Majelis Hakim PN Martapura yang diketuai Viona pada sidang perdana 17 Desember 2019 lalu yang tertunda, sidang tersebut kembali diagendakan hari ini.

Pihak keluarga Ngudiyo berharap hari ini sidang terlaksana secara lancar. Dengan begitu persoalan perdata tersebut juga bisa tertuntaskan secara cepat.

Beberapa hari lalu kepada banjarmasinpost.co.id, Ngudiyo mengaku selalu siap kapan pun sidang akan digelar.

Lelaki berusia 70 tahun lebih warga Jalan Albasia, Martapura, ini sangat berharap sengketa lahan antara diirinya dan Pemkab Banjar lekas selesai.

Meninggal Saat Berlayar, Jasad Pelaut Asal Sulsel Dibuang ke Samudera, Begini Alasannya

Ditangkap Cabuli 11 Pelajar, Ketua Komunitas Gay Tulungagung Rayu Korbannya di Kedai Kopi

Hasil Autopsi Lina Ditanyakan ke Rizky Febian, Putra Sulung Sule Beri Reaksi Tak Terduga

VIRAL di Medsos, Cuma Guru Geografi, Pria Ini Berani Nikahi Artis Terkenal, Ini Ucapan Haru Si Artis

Hari ini pun dirinya bersama pihak keluarga telah siap menjalani sidang. "Bahkan saya juga sudah cuti dari kerjaan saya. Sama seperti pada 17 Desember lalu. Gak enak kan kalau izin meninggalkan pekerjaan hingga seharian, jadi saya ngajuin cuti," ucap Sedi Feni, anak ketiga Ngudiyo, Selasa (21/1/2020).

Mengenai sidang hari ini, ia mengatakan pihaknya juga masih sambil menunggu kabar dari pengacara yang mendampingi sang ayah. "Intinya kami siap," tegasnya.

Seperti telah dirilis banjarmasinpost.co.id, pada sidang perdana 17 Desember 2019 lalu, sidang ditunda karena tergugat II yakni BPN pusat tidak hadir. Saat itu yang hadir hanya tergugat I dari Pemkab Banjar.

Sengketa perdata antara Ngudiyo dam Pemkab Banjar yakni klaim terhadap lahan di Jalan Albasia. Di atas lahan tersebut sejak 1980-an silam dihuni Ngudiyo. Ia membangun rumah dan warung makan di situ.

Ngudiyo mengklaim lahan tersebut miliknya berdasar pembelian yang dikuatkan tanda bukti jual beli. Sementara Pemkab Banjar juga mengklaim lahan seluas sekitar 15x10 meter tersebut dengan bukti sertifikat NPN nomor 0002 tahun 2004.

Halaman
12
Penulis: Idda Royani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved