Rekrutmen Tenaga Honor Dihentikan

BKD HSS Nilai Kebijakan Pemerintah Memudahkan Pemda Mengatasi Permasalahan Tenaga Honorer

h dan Diklat Hulu Sungai Selatan (HSS), karena dinilai memudahkan pemerintah daerah mengatasi permasalahan tenaga honorer yang cukup “berlimpah”,

BKD HSS Nilai Kebijakan Pemerintah Memudahkan Pemda Mengatasi Permasalahan Tenaga Honorer
BPost Cetak
BPost edisi cetak Rabu (22/1/2020) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Pendapat positif disampaikan Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat Hulu Sungai Selatan (HSS), karena dinilai memudahkan pemerintah daerah mengatasi permasalahan tenaga honorer yang cukup “berlimpah”, dan tersebar di berbagai SKPD.

Kepala Bidang Kepegawaian, BKD dan Diklat HSS, Kukok Satrianto, menjelaskan, saat ini jumlah tenaga honorer yang direkrut BKD totalnya 3.540 orang.

Terdiri atas tenaga pendidik 1.647 orang, tenaga kebersihan 288, tenaga lainnya 973, tenaga keamanan 151, tenaga kesehatan 352 dan tenaga penyuluh 165 orang.

Menurut Kukok, penuntasan masalah tenaga honorer tersebut, sesuai PP Nomor 49 Tahun 2018, dilakukan melalui perekrutan PPPK yang dilakukan sejak 2019.

Melihat Sepak Terjang Animal Rescue Banjarmasin, Tidak Hanya Berani, Mereka Juga Peduli Ular

Keganjilan Mata Rey Utami Saat Sidang, Ini Kondisi Galih Ginanjar & Pablo Benua Lama di Penjara

Pemprov Kalsel Memerlukan Rp 387 Miliar Setahun untuk Gaji 10.033 Honorer Nontenaga Kependidikan

Tenaga Honorer Se-Indonesia Bakal Dipensiunkan, Hanya Pegawai Berdasarkan UU yang Dipertahankan

Tenaga honorer kategori K2 diberi waktu lima tahun, mengikuti seleksi PPPK, sejak 2019 hingga 2023 mendatang.
Pada 2019 lalu, baru 30 orang lulus seleksi, namun hingga sekarang belum menerima SK.

“Jika ada yang tak lulus pada masa seleksi lima tahun ke depan tersebut, mereka boleh ikut lagi. Tapi bersaingnya tidak dengan sesama honorer lagi. Melainkan dengan pelamar umum,” ungkapnya.

Penghapusan tenaga honorer tersebut, jelasnya lagi, terjadi secara otomatis, jika para honorer tidak berhasil bersaing dengan sesama tenaga honorer dan juga pelamar PPPK umum, sampai lima tahun mendatang.

Adapun tenaga honorer terbanyak, adalah tenaga pendidik.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved